Suara Denpasar - Anies Baswedan, Calon Presiden alias Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu sindir soal kewarasan bernegara.
Sindiran itu disampaikannya dalam acara jalan sehat di Kota Depok saat pidato di hadapan lautan masyarakat yang berkerumun menemuinya.
Dalam pidatonya, Capres yang diusung NasDem, PKB dan PKS itu menyampaikan bahwa gerakannya bukan untuk kepentingan keluarga.
"Saya sampaikan kepada semua, kita bergerak bukan hanya untuk perubahan keluarga!," ucapnya dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube ziyazeva pada Minggu, (29/10/2023).
Kemudian, Anies Baswedan menegaskan bahwa gerakan yang akan ia perjuangkan adalah untuk mengembalikan kewarasan dalam bernegara.
"Tapi kita ingin mengembalikan kewarasan dalam bernegara!," lanjutnya.
Sebagaimana diketahui, Anies sudah resmi mendaftar sebagai Capres dan siap bertarung di Pilpres 2024 mendatang, ia akan menghadapi Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo sebagai lawan politiknya.
Dirinya maju ke Pilpres 2024 didampingi oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres, ia juga merupakan Ketua Umum PKB.
Anies Baswedan dan Cak Imin memang kerap menjalankan agenda politik sejak dipasangkan sebagai Capres dan Cawapres, baik secara langsung di lapangan bersama rakyat, atau berbicara soal gagasan mereka di beberapa stasiun televisi nasional.
Elektabilitas Anies Baswedan Dibandingkan Capres Lain
Sebagai informasi tambahan, Anies Baswedan kerap muncul di urutan terendah secara survei elektabilitas Capres.
Misalnya, dikutip dari Suara.com, lembaga survei Indikator menyampaikan bahwa nama Anies masih tetap urutan terendah dengan perolehan 22,3 persen, sedangkan Ganjar Pranowo 34,8 persen.
Adapun Prabowo Subianto, namanya unggul di urutan paling atas survei, yaitu mencapai 37 persen.
Anies Optimis Tak Peduli Survei, Berkaca Pada Pilkada DKI Jakarta 2017
Sementara itu, Anies Baswedan sendiri pernah buka suara soal namanya yang selalu berada di posisi bawah survei-survei politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf