Suara Denpasar – Terkadang manusia akan dihadapkan dengan keadaan yang sedikit stres, namun tak jarang juga menganggap hal itu anxiety.
Stres merupakan perasaan tertekan yang terjadi karena suatu tuntutan berlebih.
Sedangkan Anxiety merupakan rasa khawatir berlebih yang kerap muncul saat seseorang mengalami tekanan.
Meski terdengar mirip, stres dan Anxiety tergolong dua keadaan yang berbeda, tidak bisa disamakan.
Menurut buku karangan Rosmarin (2003) yang berjudul Anxiety will not Kill You dijelaskan perbedaan stres dan anxiety secara signifikan.
Melansir dari akun Instagram @satupersenofficial, Senin (20/10/2023), dijelaskan bagaimana perbedaan antara stres dan Axiety.
Stres terjadi ketika tuntutan telah melebihi kapasitas kita, misal seseorang akan mengalami stres jika tidak memiliki cukup waktu, uang, atau bahkan kurangnya dukungan sosial akan menekan stres seseorang.
Sedangkan anxiety adalah kecemasan atau rasa takut berlebih pada hal yang belum tentu terjadi. Nah dalam hal ini seseorang bisa merasa anxiety tapi tidak stres atau sebaliknya.
Stres lebih menimbulkan resiko berbahaya, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, penyakit autoimun bahkan mengancam kematian.
Sedangkan axiety lebih condong kepada dorongan melakukan hal-hal yang cukup ekstrim atau sedikit kurang baik seperti minum alkohol atau bahkan lakukan kekerasan pada diri sendiri.
Anxiety sendiri tidak berbahaya atau tidak menyebabkan penyakit kronis lainnya. Namun cukup berbahaya jika sudah sampai menyakiti diri sendiri karena khawatir berlebihan.
Penting untuk membedakan antara stres dan anxiety guna mencegah tindakan yang tidak diinginkan.
Kenali perbedaannya, jika mengalami salah satunya coba lakukan hal sebaliknya, atau jika mengalami anxiety, coba berpikir positif, ingat-ingat bahwa usaha yang sudah dikerahkan adalah yang terbaik.
Jika gejala stres muncul cobalah untuk melakukan kegiatan yang tidak monoton misalnya jika stres melanda, cobalah luangkan waktu untuk sejenak memandang langit ataupun pepohonan yang ada disekitar Anda.
Hal ini bisa sedikit mengurangi rasa stres berlebih sembari mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang membuat Anda stres. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial