Suara Denpasar - Baru-baru ini heboh sebuah video di Stadion GBLA yang memperlihatkan petugas tiba-tiba mencabut bendera Palestina yang terbentang di tribun penonton.
Indonesia merupakan negara yang berkomitmen mendukung kemerdekaan Palestina atas Israel, sikap itu tidak hanya tercermin lewat pemerintah, namun juga masyarakatnya.
Seperti salah satu kasus yang saat ini sedang viral, bobotoh memasang bendera Palestina di Stadion GBLA sebagai bentuk dukungan mereka untuk negara tersebut agar merdeka.
Namun, ada insiden yang memicu emosi sebagian bobotoh, namun sebenarnya hal tersebut memicu pro dan kontra, berikut ini penjelasannya dilansir Suara Denpasar dari akun instagram @in_formania pada Senin, (30/10/2023).
Insiden Pencabutan Bendera Palestina di Stadion GBLA
Tengah asik duduk di bangku tribun, tiba-tiba seorang petugas mencabut bendera Palestina yang terbentang di tribun penonton.
Satu orang petugas lainnya mencoba berdialog dengan bobotoh yang maju ke depan dan menyampaikan protes.
Seorang bobotoh lainnya di kursi penonton berteriak menyampaikan protes, "kenapa dicabut? Suruh siapa dicabut? Palestina bro!," ucapnya dengan bahasa sunda kepada petugas yang tengah mencabut bendera
Kemudian petugas itu mendatanginya dan memohon maaf, ia mengaku hanya melaksanakan tugas dari atasan tanpa mengetahui alasannya.
Baca Juga: Berapa Tim Liga 1 2023/2024 yang Akan Degradasi? Ketum PSSI Erick Thohir Pastikan Ini
"Di sini Israel?!, suruh siapa dicabut?!," ucap bobotoh terus memperotes.
Pihak yang Setuju Larangan Bendera Palestina di Stadion GBLA
Insiden itu menuai pro dan kontra, videonya yang sudah tersebar di sosial media itu banyak dikomentari warganet.
Ada pihak yang setuju dengan larangan bendera Palestina di stadion, "Olahraga tidak boleh melibatkan politik," komentar akun @bolo_dolann.
Beberapa diantara mereka berpendapat apabila ingin membentangkan bendera Palestina, seharusnya ada juga bendera Ukraina.
"Harusnya bendera Ukraina dipasang juga," ungkap akun @budy.an93.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998
-
Promo JSM Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Minuman hingga Kebutuhan Dapur, Belanja Makin Hemat!
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN