Suara Denpasar- Ryohei Miyazaki, pemain asing asal Jepang ini resmi didepak PSBS Biak, klub yang saat ini berkompetisi di Pegadaian Liga 2.
Dikutip melalui transfermarkt, Ryohei Miyazaki yang didatangkan pada 10 Agustus 2023 itu tercatat masih terikat kontrak bersama PSBS Biak hingga Maret 2024 mendatang.
Bersama PSBS Biak, pemain yang pernah mengikuti trial bersama Persib Bandung dan Persija Jakarta itu baru dimainkan di 3 laga dalam 148 menit bermain.
Adapun alasan PSBS Biak mendepak Ryohei Miyazaki lantaran dianggap kurang berkontribusi terhadap klub berjuluk Badai Pasifik itu setelah dilakukan evaluasi menjelang putaran kedua.
Manajer PSBS Biak, Yan Permenas Mandenas dikutip melalui Antara menyebut bahwa keputusan manajemen tidak menggunakan kekuatan pemain berusia 28 tahun itu lagi berdasarkan hasil keputusan dari staf pelatih setelah melakukan rapat evaluasi usai putaran pertama.
Ryohei Miyazaki dinilai kalah dalam bersaing dengan pemain-pemain lokal PSBS Biak.
Dikatakan pihaknya telah memberikan kesempatan sebelumnya kepada Ryohei Miyazaki, namun tidak mendapat hasil yang diharapkan ketika menjalani program latihan.
"Masukan dari staf pelatih dari hasil rapat evaluasi. Kami sempat memberikan kesempatan kepada Miyazaki, namun apa yang kami harapkan tidak terlihat saat dia mengikuti program latihan," ujarnya.
Dikatakan, bahwa Manajemen PSBS Biak saat ini tengah berusaha mencari pemain asing yang diinginkan staf pelatih.
Baca Juga: Pengakuan Bojan Hodak! Pantau 2 Pemain yang Pernah Bela Persib Bandung, Direkrut Kembali?
Pemain yang diminati PSBS, lanjut dia, adalah pemain yang bisa menunjukkan kualitasnya di atas pemain lokal serta mampu memberikan kontribusi untuk klub yang bermarkas di Papua itu. Terlebih, klub asuhan Hendri Susilo itu akan meladeni persaingan ketat putaran dua nanti.
Diketahui, PSBS Biak yang ada di group D saat ini menempati posisi pertama dengan 11 poin dalam enam pertandingan. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi