Suara Denpasar – Rafael Jansen dikabarkan tengah dilirik Persebaya Surabaya hingga munculnya pro dan kontra warganet.
Baru-baru ini, dikabarkan bahwa Persebaya Surabaya tengah mengincar salah seoran pemain asal Brasil yang bernama Rafael Jansen, untuk bergabung dengan tim Bajul Ijo.
Kabar ini memang telah tersebar luas di kalangan suporter bola tanah air, terutama dikalangan bonek.
Salah satunya terlihat dalam unggahan di akun Instagram @ligawakanda.id yang membahas terkait kabar ketertarikan Persebaya Surabaya untuk mendatangkan Rafael Jansen.
“Persebaya Surabaya dikabarkan ingin mendatangkan center back asal brasil yakni Rafael jansen untuk bergabung di bursa transfer paruh musim ini,” tulis dalam postingan tersebut.
Diketahui juga bahwa Rafael Jansen memang cukup memiliki banyak pengalaman dalam sepak bola.
Dirinya telah ikut bertanding dalam berbagai laga, dengan beberapa klub yang pernah menaungi dirinya.
Salah satunya pada saat ini, ia bergabung dengan klub Sampaio Correa asal liga Serie-B Brasil.
Rafael Jansen telah menjalin kontrak dengan salah satu klub di Brasil tersebut semenjak 12 Juli 2023 lalu dan akan berakhir pada akhir Desember 2023 ini.
Dengan hal ini, tentunya akan membuat Persebaya Surabaya memiliki peluang untuk membawa Rafael Jansen bergabung.
Namun dalam hal ini, banyak dari bonek yang pro dan kontra terkait rumor Persebaya Surabaya ingin mendatangkan Rafael Jansen.
Menurut mereka, Rafael Jansen memang layak untuk bergabung dengan tim Bajul Ijo, apalagi setelah melihat dirinya yang sudah memiliki banyak pengalaman.
Namun disisi lain, tidak sedikit pula yang merasa kurang setuju, karena pemain asal Brasil ini yang turut membawa cukup banyak kartu kuning hingga merah selama pertandingan, hingga dianggap sudah tidak lagi muda.
“gpp tuwir klo intersepny gacor angkut toh kek di chelsea thiago silva udh umur brp tp ttp gacor,” tulis akun @michaelskbrouwer
“Tua CV juga agak kurang,” tulis akun @dorachan-2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia