Suara Denpasar - Pratama Arhan bukanlah sosok pertama yang harus menerima kenyataan betapa susahnya menembus kepercayaan pelatih di klub Liga Jepang.
Sebelum Pratama Arhan terjun ke kompetisi Liga Jepang, ada dua nama pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia, pernah mengalami nasib hampir mirip.
Benar sekali, berdasarkan data Transfermarkt yang diperoleh, (7/11/2023), tim Liga Jepang bak tidak bersahabat untuk pemain Timnas Indonesia.
Tercatat Pratama Arhan hanya bermain 10 menit saja pada musim ini. Musim lalu ia hanya mencatat 45 menit waktu bermain saja di Liga 2 Jepang.
Untuk Piala Kaisar memang beda, Arhan lebih banyak mendapat menit bermain di turnamen ini. Total 200 menit ia peroleh bersama Tokyo Verdy.
Nasib yang sama dialami oleh dua pemain keturunan Indonesia ketika bermain di Liga Jepang, mereka adalah Stefano Lilipaly dan Irfan Bachdim.
Dihimpun dari data di laman yang sama, Stefano Lilipaly tidak pernah mendapatkan menit bermain di Liga 2 Jepang. Ia hanya mencatat 90 menit permainannya ketika membela Consadole Sapporo.
Dan Irfan Bachdim yang membela Consolde Sapporo juga, mencatat total 97 menit bermain di Liga 2 Jepang. Dan 130 di Piala Kaisar bersama tim tersebut.
Tetapi ketika ia berseragam Ventrofet Kofu yang saai itu bermain di Liga 1 Jepang, Irfan Bachdim tak pernah mendapat menit bermainnya. Namun, di Piala Kaisar total 56 menit ia injakan kakinya di rumput Stadion Jepang. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi