Suara Denpasar- Sederet pemain lokal telah diresmikan Persebaya Surabaya untuk mengarungi sisa laga di kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 ini.
Mereka yang sudah diperkenalkan ke publik adalah Michael Tata, Roy Ivansyah, Chandra Waskito dan Alfan Suaib.
Setelah mendatangkan empat pemain lokal, Persebaya Surabaya disebut-sebut tertarik mendatangkan mantan pemain Timnas Indonesia yang sebelumnya juga pernah memperkuat tim berjuluk Bajol Ijo tersebut
Kabar terkait ketertarikan Persebaya untuk mendatangkan kembali mantan pemainnya tersebut diketahui melalui sejumlah akun fanbase.
Dua mantan pemain Timnas Indonesia itu adalah Osvaldo Haay dan Koko Ari Araya.
“Kabarnya Persebaya Surabaya berminat untuk mendatangkan kembali Osvaldo Haay untuk lanjutan putaran kedua ini,” demikian keterangan yang ditulis akun Instagram @gondes.football.
Sementara kabar ketertarikan Persebaya terhadap Koko Ari diketahui melalui unggahan akun Instagram @suksesbola.
“Koko Ari Araya kabarnya akan memperkuat Persebaya di putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024,” demikian keterangan yang ditulis admin akun tersebut dikutip Suara Denpasar, Minggu (19/11/2023).
Dikutip melalui transfermarkt.co.id, peluang Persebaya Surabaya untuk mendatangkan Osvaldo Haay kembali terbuka lebar, hal itu lantaran setelah dilepas Persija Jakarta pada 1 Juni 2023 lalu, pemain yang bermain di posisi sayap kiri tersebut masih berstatus tanpa klub.
Baca Juga: Hengkang dari Persebaya, Eks Timnas Indonesia Diresmikan Klub Liga 2
Diketahui, pemain berusia 25 tahun itu pernah memperkuat Persebaya pada 1 Januari 2028 – 1 Februari 2020. Bersama tim kebanggan Bonek Osvaldo Haay telah menyumbang 18 gol dan 7 assist dalam 49 pertandingan.
Sedangkan Koko Ari saat ini masih berstatus pemain Madura United sejak didatangkan 1 Juni 2023 lalu.
Bersama Madura United, pemain yang berposisi sebagai bek itu baru mencatatkan satu assist dalam 19 laga yang dilewati musim ini dengan durasi 1.449 menit bermain.
Semetara ketika bersama Persebaya, pemain berusia 23 tahun itu sudah dimainkan dalam 46 laga dengan menyumbang satu assist.
Menarik untuk dinantikan, akankah kedua mantan pemain Timnas Indonesia itu akan kembali memperkuat Persebaya Surabaya. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Beda Perlakuan Dua Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia, Netizen Minta Sosok Asal Barcelona Main Lawan Filipina
-
Setara Taisei Marukawa di PSIS Semarang, Segini Market Value Robson Duarte Pemain Anyar Persebaya Surabaya
-
Termasuk Sho Yamamoto, Ini Deretan Pemain Dicoret dari Skuad Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan