Suara Denpasar - Hasil imbang yang diraih Indonesia ketika menghadapi Filipina di babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, mengecewakan banyak pecinta sepak bola tanah air.
Salah satu yang mengungkapkan kekecewaannya adalah Bung Binder yang merupakan seorang pundit dan komentator sepakbola. Melansir kanal Youtube Bola Bung Binder, ia menyesalkan permainan timnas Indonesia dalam laga tersebut.
Menurut Bung Binder, laga melawan Filipina merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk mencuri poin penuh.
Meski ranking FIFA timnas Filipina memang lebih tinggi dibanding indonesia, namun dengan materi pemain yang dimiliki Shin Tae-yong harusnya bisa meraih hasil yang lebih baik.
Namun yang membingungkan Bung Binder menurutnya adalah alasan demi alasan yang diberikan Shin Tae-yong atas performa buruk timnas Indonesia di dua laga tandang mereka.
“Saya bingung dengan alasan demi alasan yang diberikan oleh Shin Tae-yong setelah pertandingan lawan Filipina,” kata Bung Binder dikutip dari kanal Bola Bung Binder.
“Coach Shin Tae-yong mengatakan bahwa Indonesia gagal meraih kemenangan, yang pertama karena kualitas lapangan yang buruk,” jelas Bung Binder.
Seperti yang kita tahu, laga tersebut digelar di Stadion Rizal Memorial yang punya lapangan rumput sintetis. Dengan kualitas lapangan yang buruk, ritme permainan timnas Indonesia berjalan dengan buruk.
“Yang kedua adalah karena faktor kelelahan,” lanjut Bung Binder.
Meski begitu dua alasan itu seharusnya tak menjadi masalah besar bagi timnas Indonesia untuk menunjukkan performa terbaik mereka.
Menurut Bung Binder, jika alasan tersebut dipakai terus-menerus, berarti timnas Indonesia tidak mampu untuk bermain di level Asia maupun dunia.
Bung Binder juga menyayangkan banyaknya pemain dengan karakter bertahan yang diturunkan oleh Shin Tae-yong sebagai starting line up.
Hal ini dianggap menyulitkan pemain Indonesia membangun transisi positif dari bertahan ke menyerang.
“Lebih banyak pemain Indonesia berkumpul di lini pertahanan,” jelas Bung Binder.
“Ketika menyerang ya para pemain yang bernaluri bertahan ini tentu tidak punya kreatifitas yang diperlukan untuk bisa membangun serangan secara rapi,” lanjutnya.
Bung Binder mengungkapkan harapannya bahwa di laga selanjutnya timnas Indonesia dapat bermain lebih menyerang. Sehingga Indonesia bisa berpeluang untuk lolos. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Raih Skor Imbang, Momen Saddil Ramdani Selamatkan Timnas Indonesia dari Kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
-
Duel dengan Saddil Ramdani, Ini Profil Daisuke Sato Pemain Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Terseok-seok di Grup F, Malaysia Pimpin Grup D, Beda Kelas?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik
-
Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
3 Rekomendasi Shade Bedak Tabur Viva untuk Kulit Sawo Matang, Hasil Natural dan Menyatu
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI