Suara Denpasar - Kerusuhan antar suporter terjadi di laga tuan rumah Brasil melawan Argentina di Stadion Maracana, Rabu (22/11/2023) lalu.
Polisi yang mengawal jalannya pertandingan, mengendalikan kerumunan dengan memukuli beberapa suporter yang terlibat bentrok. Karena bentrok ini, kick-off sempat ditunda selama 30 menit untuk meredam kerusuhan itu.
Meski pada akhirnya kerusuhan dapat dikendalikan pada akhirnya, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) bisa saja dijatuhi sanksi karena kekacauan ini dan cara mereka mengatasinya.
Melansir Diario AS, usai pertandingan pihak CBF merilis pernyataan untuk merespon kerusuhan yang terjadi. Mereka menegaskan:
“Pengorganisasian dan perencanaan sebelum pertandingan telah dilakukan secara hati-hati dan strategis oleh CBF. Kami melakukannya bersama-sama dan dalam dialog terus-menerus dengan semua badan publik yang kompeten, khususnya Polisi Militer Brasil, Negara Bagian Rio de Janeiro.”
Hanya saja fakta yang terjadi di lapangan tidak mengatakan demikian. Terlihat beberapa suporter Brasil duduk bersebelahan dengan suporter Argentina yang kemudian memicu bentrok.
Akibat kerusuhan yang menyebabkan beberapa pendukung terluka, Federasi Sepak Bola Brasil bisa saja dijatuhi sanksi oleh FIFA. Meskipun belum ada pernyataan resmi, FIFA punya wewenang untuk menjatuhkan denda kepada CBF.
Namun Presiden FIFA, Gianni Infantino ikut berkomentar atas insiden di Maracana. Presiden FIFA Gianni Infantino mengutuk kekerasan yang terjadi di Maracana dan menekankan keselamatan semua orang yang terlibat adalah yang terpenting.
“Peristiwa (kerusuhan) seperti itu, seperti yang terlihat pada kualifikasi Piala Dunia antara Brasil dan Argentina di stadion Maracana, tidak seharusnya ada dalam olahraga atau masyarakat kita,” kata Infantino.
Baca Juga: Bentrok dengan Piala Dunia U-17, Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Bukan di Stadion GBT?
“Tanpa kecuali, semua pemain, penggemar, staf dan manajer harus aman dan terlindungi untuk bermain dan menikmati sepak bola dan saya mendesak pihak berwenang untuk memastikan hal ini dipatuhi di semua tingkatan,” lanjutnya.
Argentina berhasil keluar sebagai pemenang di laga yang berlangsung panas itu dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga yang dialami Brasil secara beruntun. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional
-
Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian
-
IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100
-
BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming