Suara Denpasar - Sales Area Manager Retail Bali PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Endo Eko Satryo mengatakan ke depan kendaraan bermotor yang menunggak pembayaran pajak tidak bisa lagi mengisi BBM bersubsidi. Program itu sedang dalam rancangan.
Dijelaskan bahwa program itu sebagai bentuk sinergi antara Pertamina dengan Pemerintah Provinsi guna meningkatkan kesadaran bayar pajak dan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Jadi kendaraan bermotor yang nunggak bayar pajak akan diarahkan di jalur non subsidi.
Nanti akan ada petugas gabungan dari Pertamina dan Bapenda Provinsi di setiap SPBU. Mereka akan mengontrol kendaraan bermotor yang belum bayar pajak agar tidak mengisi BBM bersubsidi. Disediakan juga loket pembayaran pajak online di lokasi.
“Ada dua hal yang bisa dicapai yang pertama adalah peningkatan serapan pendapatan asli daerah (PAD) lewat pajak kendaraan bermotor yang menunggak atau telat, kedua adalah mulai mengurangi potensi penyerapan BBM subsidi yang digunakan pihak yang tidak berhak,” ujarnya kepada awak media, Selasa, (28/11/2023).
Satryo menjelaskan, berdasarkan data Korlantas Polri, saat ini ada sekitar 33 juta kendaraan bermotor. Namun dari sekian banyak itu hanya separuhnya saja yang sadar untuk bayar pajak. Karena itu pertamina bersedia menjadi mitra pemerintah untuk meningkatkan kesaran masyarakat dalam hal bayar pajak.
SPBU disebutnya menjadi tempat yang tepat untuk menertiban kendaraan bermotor yang nunggak bayar pajak. Karena semua kendaraan bermotor pasti akan ke SPBU.
“Kami siap menerima kolaborasi SPBU dijadikan tempat untuk pemantauan ketaatan pajak pengguna kendaraan bermotor. Karena SPBU tidak terlepas dari kendaraan semua kendaraan pasti akan mampir ke SPBU pada suatu saat untuk mengisi BBM, itu sarana yang pas dan dirasa perlu dilakukan oleh Pemprov dalam hal ini Bapenda Provinsi,” terang dia.
Saat ini yang hampir siap diterapkan adalah di daerah Lampung dan Jawa Barat. Di Bali sementara dilakukan komunikasi antara Pertamina dan Pemprov Bali.
Ditegaskan bahwa rencana itu jangan disalah artikan sebagai upaya Pertamina untuk memperkaya diri. Tapi lebih kepada membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD lewat pajak kendaraan bermotor. Selain itu subsidi BBM yang tepat sasaran.
"Ya kalau dia enggak mau bayar pajak dia beralih ke yang non subsidi, jadi pengurangan konsumsi. Subsidi harus tepat sasaran, jadi haknya masyarakat yang memang membayar pajak, bukan berarti keuntungan pertamina menambah bukan. Pertamina hanya berusaha menjalankan amanah dan tepat sasaran, harapannya gitu,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi