Suara Denpasar- Penipuan memang masih marak terjadi di masyarakat, sulitnya mendapatkan pekerjaan sering kali digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu korban dengan meminta sejumlah uang tunai dengan janji bisa meluluskan korban di sebuah perusahaan.
Hal itu jugalah yang dialami oleh Fifi (20), perempuan asal Tangerang, Provinsi Banten yang tertipu oleh salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan outshorcing di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Perempuan asal Jambi berinisial BFCD (25), yang tinggal di Jalan Nusantara Tuban, Kuta, itu tega menipu korbannya dengan menagih uang tunai sebesar Rp. 15.000.000 dengan iming-iming bisa membantu korban untuk diterima di PT JAS (Jasa Angkasa Semesta) Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dilansir dari humams.polri.go.id, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Iptu Rionson Ritonga, S.H., M.H., membenarkan pihaknya tengah menangani kasus penipuan, yang melibatkan seorang perempuan berinisial BFCD yang merupakan karyawan outshocing yang bekerja di PT JAS.
Iptu Rionson Ritonga menerangkan, kejadian tersebut bermula sekitar bulan Juni 2023 lalu, dimana pelaku melakukan komunikasi dengan korban melalui handphone dan dijanjikan akan diterima bekerja di PT JAS Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Karena kadung percaya terhadap pelaku, korban pun langsung terbang ke Bali pada tanggal 26 Juni 2023, dan menemui pelaku di terminal keberangkatan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Saat itu, pelaku kembali menjanjikan bahwa korban akan diterima bekerja di PT JAS.
Dalam pertemuan itulah, BFCD meminta korban menyerahkan uang sebesar Rp. 15.000.000 agar dirinya bisa mengurus kelulusan korban di perusahaan bersangkutan.
Korban juga sempat diminta membuat CV (Curriculum Vitae) sebagai persyaratan untuk pendaftaran di PT. JAS. Korban merasa yakin dan percaya akan diterima bekerja sehingga ia pun mentransfer uang sesuai dengan jumlah yang diminta pelaku, dengan cara mengirimkannya sebanyak dua kali.
“Pengiriman pertama tanggal 3 Juli 2023 korban mentransfer uang ke norek Bank Mandiri milik pelaku sebesar Rp. 10.000.000 dan tanggal 17 Juli 2023 sebesar Rp. 5.000.000 sehingga total keseluruhan Rp. 15.000.000,” kata Kasat Reskrim dilansir dari humas.polri.go.id, pada Kamis, 30 November 2023.
Baca Juga: Eks Persebaya Sho Yamamoto Akhirnya Dapat Klub, Resmi Gabung Persis Solo
Korban akhirnya sempat melakukan tahapan tes interview di PT JAS pada akhir bulan Juli lalu, namun ia dinyatakan tidak lulus seleksi. Akibat hal tersebut, perempuan yang diketahui tinggal di Jalan Mandala, Tuban, itu berusaha untuk meminta kembali uang yang sudah diberikannya kepada pelaku, namun pelaku selalu mengelak, bahkan ia berupaya menawarkan korban bekerja di tempat lain tetapi selalu gagal atau tidak lulus.
Karena merasa ditipu, korban pun melaporkan pelaku ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 27 November 2023 atas kasus penipuan. Maka pada 28 November 2023 lalu, pelaku telah ditahan oleh Sat Reskrim Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai sesuai dengan Pasal 378 KUHP dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Komitmen GCG dan Efisiensi BUMN Mendapat Dukungan dari Kalangan Pengamat