Suara Denpasar – Pelatih Arema FC, Fernando Valente merasa kesal dan kecewa setelah timnya kembali menuai kekalahan saat berhadapan dengan Bali United pada pekan ke-21 BRI Liga 1 2023-2024, Senin (4/12/2023) kemarin.
Arema FC harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor akhir 2-3. Kekalahan tersebut menjadi kekalahan kedua beruntun yang diderita tim berjuluk Singo Edan setelah sebelumnya takluk dari Persik Kediri pekan lalu.
Kekalahan Arema FC bukan tanpa sebab, di dua laga terakhir pemain mereka selalu mendapat hukuman kartu merah dari saku wasit karena sulit mengontrol emosi.
Jika di laga melawan Persik Kediri, Jayus Hariono mendapat hukuman kartu merah. Saat melawan Bali United giliran Ariel Lucero yang mendapat kartu merah usai kedapatan menyikut pemain Bali United, Luthfi Kamal dari belakang.
Permasalahan tersebut membuat Valente merasa kesal karena upaya Arema FC mengejar kemenangan kandas karena kesalahan pemainnya sendiri.
“Kami selalu fight untuk hasilnya, kita mencoba mengembalikan hasil tapi dengan kartu merah yang sangat bodoh membuat situasi sulit untuk kita bertarung sampai habis,” keluh pelatih asal Portugal itu dilansir dari laman Liga Indonesia Baru, Selasa (5/12/2023).
Kegagalan meraih kemenangan dalam dua laga terakhir membuat Arema FC belum beranjak dari zona degradasi.
Arkhan Fikri dkk masih terbenam di posisi ke-16 dengan koleksi 18 poin dan gap mereka dengan tim terakhir di zona aman yakni Persita Tangerang menjadi lima poin.
Setelah Persita bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta dan membuat mereka mengoleksi 23 poin. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan