Suara Denpasar - Hujan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Ponorogo membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan bahwa kondisi tersebut khususnya mengkhawatirkan di 9 Kecamatan di Kabupaten Bumi Reog yang masuk dalam radar rawan longsor.
Kalaksa menyebutkan bahwa, informasi mengenai wilayah rawan longsor diperoleh dari penilaian Badan Geologi.
"Saat ini, kita bisa merinci bahwa ada sekitar 9 Kecamatan yang diidentifikasi sebagai wilayah rawan longsor berdasarkan penilaian Badan Geologi," ujarnya.
BPBD Ponorogo telah mengambil langkah preventif dengan memasang 112 rambu peringatan longsor di wilayah yang diidentifikasi sebagai rawan bencana.
Rambu-rambu tersebut dipasang di area dengan ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan memiliki tebing yang curam.
"Rambu-rambu tersebut sudah kami pasang di seluruh wilayah Ponorogo yang memiliki ketinggian di atas 500 mdpl, khususnya yang memiliki tebing curam. Semua dilengkapi dengan papan peringatan yang menunjukkan bahwa wilayah tersebut rawan," jelas mantan Kepala Disprtahankan Ponorogo pada Rabu (6/7).
Masun juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya longsor.
Ia menyarankan agar masyarakat menghindari beraktivitas di wilayah yang diidentifikasi sebagai rawan longsor, terutama saat hujan lebat.
"Masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap potensi bahaya longsor. Jangan melakukan aktivitas di wilayah yang diidentifikasi sebagai rawan longsor, terutama saat hujan lebat," tegasnya.
Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keamanan masyarakat dalam menghadapi risiko longsor akibat cuaca ekstrem.*
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Penjelasan Update Battlefield 6 Season 2, Ada Senjata Anyar dan Helikopter Ikonik
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
Inspirasi Resep Takjil dari Chef Martin Praja: Es Teler Milky Pudding Bisa Buat Ide Jualan
-
Kapan Mulai Puasa 2026? Cek Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
-
Autentisitas dan Anti-Mainstream sebagai Mata Uang di Ekonomi Platform
-
Media Malaysia: Erick Thohir Dalang Harimau Malaya Diadukan ke FIFA
-
Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua