Suara Denpasar – Stefano Lilipaly menjadi nama yang paling dicari oleh warganet pada pemanggilan 29 pemain Timnas Indonesia untuk laga Piala Asia.
Seperti diketahui, dari 29 nama yang dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti TC Timnas Indonesia, nama Stefano Lilipaly tak nampak di dalamnya.
Tak heran bila warganet bertanya-tanya apa alasan Shin Tae-yong enggan memanggil pemain Borneo FC tersebut. Hal ini bukan tanpa alasan, Lilipaly dinilai sebagai salah satu pemain paling subur di Liga 1 2023/2024.
Melansir dari catatan statistic di transfermarkt, Stefano Lilipaly telah mencatatkan 9 gol dan 11 assist selama bergulirnya Liga 1 2023/2024.
Hal ini membuat warganet membanding-bandingkan Stefano Lilipaly dengan salah satu pemain Dewa United, Egy Maulana Vikri.
“Punya Dendam ama sama Lilipaly???” komentar akun @angga_rangga17 di kolom komentar Instagram Timnas Indonesia.
“Menunggu komenan: lilipaly mana ko ga ada??,” komentar akun @panduaajii
“Buset kayaknya sty ada dendam deh sama lilipaly masa pemain yg sedang bagus bagusnya dan konsisten malah kalah saing sama dendi dan egy,” komentar akun @maelifaaa.
Sementara itu, melansir dari antaranews.com Shin Tae-yong membongkar alasan kenapa ia enggan memanggil Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia.
Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Cetak 1 Gol untuk Wolverhampton Kontra Blackburn Rovers
Kondisi fisik yang mudah Lelah menjadi faktor utama pemain seharga Rp5,21 Miliar tersebut jarang mendapat panggilan Timnas Indonesia.
“Lilipaly adalah pemain yang sangat baik di liga. Saya telah melihat langsung dan pasti perform sangat baik di liga. Tetapi kalau kita melawan tim di atas kita, secara fisik pasti akan sangat lelah,” kata Shin Tae-yong.
"Memang saya beberapa tahun ini saya melihat Lilipaly secara langsung, tetapi untuk di Piala Asia kelihatannya sangat susah untuk secara fisik," tambahnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan