/
Sabtu, 23 Juli 2022 | 09:25 WIB
Potret warga saat mengevakuasi jenazah (Depok/AH/EP/Istimewa)

Depok.suara.com, Seorang Pria paruh baya meninggal secara mendadak di depan sebuah bengkel sepeda Jalan Raya Pasir Putih (depan SDN 02), RT.04/04 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan Kota Depok saat mau memompa ban sepeda, Jumat (22/7)

Berdasarkan keterangan saksi Musnadi pemilik bengkel sepeda mengatakan, korban datang sambil menuntun sepeda ontel bermaksud untuk memperbaiki ban sepeda yang kempes. 

"Korban minta tolong untuk diperbaiki ban sepeda yang gembos. Karena tidak ada alat diminta untuk pindah ke bengkel sepeda lain tiba-tiba korban sedang berdiri langsung jatuh dadakan dan tidak sadarkan diri,"katanya.

Setelah mengetahui keadaan korban sudah tidak bernyawa, lanjut Musnadi, dirinya langsung menjauh dari jasad korban. 

"Takut saya karena korban sudah meninggal dunia. Sama warga jasad korban langsung diangkat ke bangku lalu ditidurkan,"katanya.

Berselang waktu sekitar 20 menit, lanjut Musnadi, datang seseorang laki-laki mengaku sebagai anak korban. 

"Tadinya kita menyangka tidak ada identitas korban. Namun tidak lama datang seorang laki-laki mengaku sebagai anak korban diketahui sebagai warga gang Delman RT 8/2, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan Kota Depok," paparnya. 

Sementara itu Agus, anak korban mengatakan, bahwa bapaknya tersebut memilik penyakit darah tinggi. 

"Tidak tahu kalau bawa gowes sepeda onthel dibawa ke bengkel sepeda. Dapat kabar dari masyarakat informasi bapak meninggal dunia di bengkel sepeda depan SDN 02," ucapnya.

Baca Juga: Karena Sakit, Roy Suryo Tidak Ditahan Meskipun Jadi Tersangka

Selain itu bapaknya juga tinggal sendiri dengan menempati rumah kosong warga sambil berdagang mainan bunyi-bunyian terbuat dari bambu. 

"Bapak hidup sendiri dengan menempati rumah kosong milik warga. Anak-anaknya  sudah tinggal sendiri dan berkeluarga," paparnya. 

Sementara itu Kapolsek Bojongsari Kompol Yogi Maulana mengatakan setelah mendapatkan laporan warga dirinya bersama wakapolsek AKP Ahmadi langsung lakukan olah TKP. 

"Tadi saat sedang memberikan bantuan paket sembako kepada pondok pesantren yang terbakar di Kp Prigi Bedahan, mendapat laporan warga bahwa ada mayat kita langsung mengecek tkp," ucapnya. 

Dia menambahkan dugaan sementara korban bernama Margianto, 65 tahun, meninggal akibat sakit. 

"Setelah dilakukan pengecekan visum luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan anak korban bapaknya memiliki penyakit darah tingg," pungkasnya.

Load More