Depok.suara.com, Seorang Pria paruh baya meninggal secara mendadak di depan sebuah bengkel sepeda Jalan Raya Pasir Putih (depan SDN 02), RT.04/04 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan Kota Depok saat mau memompa ban sepeda, Jumat (22/7)
Berdasarkan keterangan saksi Musnadi pemilik bengkel sepeda mengatakan, korban datang sambil menuntun sepeda ontel bermaksud untuk memperbaiki ban sepeda yang kempes.
"Korban minta tolong untuk diperbaiki ban sepeda yang gembos. Karena tidak ada alat diminta untuk pindah ke bengkel sepeda lain tiba-tiba korban sedang berdiri langsung jatuh dadakan dan tidak sadarkan diri,"katanya.
Setelah mengetahui keadaan korban sudah tidak bernyawa, lanjut Musnadi, dirinya langsung menjauh dari jasad korban.
"Takut saya karena korban sudah meninggal dunia. Sama warga jasad korban langsung diangkat ke bangku lalu ditidurkan,"katanya.
Berselang waktu sekitar 20 menit, lanjut Musnadi, datang seseorang laki-laki mengaku sebagai anak korban.
"Tadinya kita menyangka tidak ada identitas korban. Namun tidak lama datang seorang laki-laki mengaku sebagai anak korban diketahui sebagai warga gang Delman RT 8/2, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan Kota Depok," paparnya.
Sementara itu Agus, anak korban mengatakan, bahwa bapaknya tersebut memilik penyakit darah tinggi.
"Tidak tahu kalau bawa gowes sepeda onthel dibawa ke bengkel sepeda. Dapat kabar dari masyarakat informasi bapak meninggal dunia di bengkel sepeda depan SDN 02," ucapnya.
Baca Juga: Karena Sakit, Roy Suryo Tidak Ditahan Meskipun Jadi Tersangka
Selain itu bapaknya juga tinggal sendiri dengan menempati rumah kosong warga sambil berdagang mainan bunyi-bunyian terbuat dari bambu.
"Bapak hidup sendiri dengan menempati rumah kosong milik warga. Anak-anaknya sudah tinggal sendiri dan berkeluarga," paparnya.
Sementara itu Kapolsek Bojongsari Kompol Yogi Maulana mengatakan setelah mendapatkan laporan warga dirinya bersama wakapolsek AKP Ahmadi langsung lakukan olah TKP.
"Tadi saat sedang memberikan bantuan paket sembako kepada pondok pesantren yang terbakar di Kp Prigi Bedahan, mendapat laporan warga bahwa ada mayat kita langsung mengecek tkp," ucapnya.
Dia menambahkan dugaan sementara korban bernama Margianto, 65 tahun, meninggal akibat sakit.
"Setelah dilakukan pengecekan visum luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan anak korban bapaknya memiliki penyakit darah tingg," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
Heboh di Grup WA, Maling Kostum Pocong Resahkan Warga Rumbai Pekanbaru
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel 2026: Syarat, Plafon Pinjaman, dan Cara Mengajukannya
-
Sering Promosi di Instagram, WO di Jaktim Ternyata Penipu: 58 Pasangan Jadi Korban
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Wali Kota Kendari Laporkan Suami ke Polisi
-
Denny Sumargo Berandai Jadi Seskab, Kolom Komentarnya Langsung Meledak
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026