/
Selasa, 26 Juli 2022 | 11:21 WIB
Potret situasi di kawasan Citayam Fashion Week (Instagram)

Depok.suara.com, Viralnya kawasan Dukuh atas di Sudirman Jakarta dengan nama Citayam Fashion Week sehingga membuat semua kalangan penasaran sehingga selalu ramai dikunjungi.

Alhasil, kawasan tersebut tak pernah sepi dari pengunjung, dari mulai muda mudi ABG hingga  pria kemayu atau kerap berpenampilan seperti wanita.

Melihat mulai banyak pengunjung yang tak biasa seperti pria kemayu tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengeluarkan aturan keramaian di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Abdul Salam mengatakan,  kebijakan tersebut akibat buntut dari banyaknya pria berpenampilan kemayu dalam perhelatan Citayam Fashion Week di Dukuh Atas.

Abdul menjelaskan pria-pria itu adalah masyarakat kelompok penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

"Mereka (pria penampilan kemayu, red) itu akan dimasukin ke panti kedoya nanti mereka di-assessment nanti akan dirujuk ke panti-panti yang memang sesuai dengan jenis PMKS-nya," kata Abdul kepada wartawan seeprti dikutip dari pmjnews.

Namun demikian kata Abdul,  untuk penindakan penertiban di kawasan Dukuh Atas, Abdul memastikan kegiatan itu atas koordinasi dengan Satpol PP.

Selain itu, Lanjutnya,  Suku Dinas Sosial juga telah menerjunkan personelnya untuk berjaga di kawasan Dukuh Atas, sebagai bentuk dukungan kepada Satpol PP untuk penertiban kawasan tersebut.

"Hingga saat ini kami juga sudah menurunkan petugas standby baik di terowongan Kendal maupun di SCBD (Sudirman Citayam Bojonggede Depok)," terangnya.

Baca Juga: Kader PSI Protes dengan Pengawalan Mantan Wapres di Jaksel, Paspampres Buka Dasar Hukumnya

Sebelumnya, keberadaan pria kemayu tersebut juga mendapat sorotan dari Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Ia mengatakan bahwa kegiatan di lokasi tersebut sesuai dengan norma yang berlaku, dan tidak menimbulkan kecenderungan homoseksual atau LGBT.

Load More