/
Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:45 WIB
Potret temuan sembako yang diduga banpres ditimbun di Depok (Depok/AH/EP/istimewa)

Depok.suara.com, Terkait penemuan sembako yang diduga Banpres ditemukan telah ditimbun disebuah lahan kosong di daerah KSU Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya Depok menyita perhatiaan masyarakat.

Salah satu penggali lubang penimbunan sembako yang bernama Nanang Firmasnyah mengatakan, dia mendapat tawaran menggali dari temannya yang bernama Dadung. 

Nanang mengaku tidak tahu menahu terkait fungsi lubang yang digalinya tersebut, dia hanya tau bahwa lubang tersebut akan dipakai untuk septictank.

“Saya awalnya dikasih orderan dari teman, namanya Pak Dadung untuk gali sepitank, ya sudah,” katanya.

Dia mengaku tidak akan mau kalau tahu lubang tersebut digunakan untuk memendam sembako banpres. Dia dan rekannya menggali lubang dengan kedalaman 1,5 meter dan dilakukan pada tahun 2020.

“Kan awalnya minta buat septictank. Mungkin kalau dia bilang untuk itu (bansos) ya saya nggak mau,” katanya.

Nanang mengaku, proses penggalian dilakukan selama dua hari menggunakan pacul. Namun setelah digali, dia tidak disuruh mengubur benda apapun. 

“Begitu selesai menggali kedalaman 1,5 meter. Saya berdua sama Rusdi. Itu dua hari. Siang hari manual pakai pacul pengki sama garpu. Yang nutup saya gak tahu,” ucapnya.

Sementara itu Dadung, orang yang juga mendapat pekerjaan penggalian mengaku hanya diminta untuk mencari orang, lalu Ia pun mendapatkan beberapa orang untuk menggali lubang.

Baca Juga: 5 Manfaat Jualan yang Bisa Kamu Dapatkan, Nggak Cuma Untung

 “Intinya minta cari tenaga. Saya nggak siap tenaga, saya cari teman. Dia mau. Untuk kelanjutan soal biaya dan lainnya itu ke Nanang,” kata Dadung.

Load More