Depok.suara.com, Terkait penemuan sembako yang diduga Banpres ditemukan telah ditimbun disebuah lahan kosong di daerah KSU Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya Depok menyita perhatiaan masyarakat.
Salah satu penggali lubang penimbunan sembako yang bernama Nanang Firmasnyah mengatakan, dia mendapat tawaran menggali dari temannya yang bernama Dadung.
Nanang mengaku tidak tahu menahu terkait fungsi lubang yang digalinya tersebut, dia hanya tau bahwa lubang tersebut akan dipakai untuk septictank.
“Saya awalnya dikasih orderan dari teman, namanya Pak Dadung untuk gali sepitank, ya sudah,” katanya.
Dia mengaku tidak akan mau kalau tahu lubang tersebut digunakan untuk memendam sembako banpres. Dia dan rekannya menggali lubang dengan kedalaman 1,5 meter dan dilakukan pada tahun 2020.
“Kan awalnya minta buat septictank. Mungkin kalau dia bilang untuk itu (bansos) ya saya nggak mau,” katanya.
Nanang mengaku, proses penggalian dilakukan selama dua hari menggunakan pacul. Namun setelah digali, dia tidak disuruh mengubur benda apapun.
“Begitu selesai menggali kedalaman 1,5 meter. Saya berdua sama Rusdi. Itu dua hari. Siang hari manual pakai pacul pengki sama garpu. Yang nutup saya gak tahu,” ucapnya.
Sementara itu Dadung, orang yang juga mendapat pekerjaan penggalian mengaku hanya diminta untuk mencari orang, lalu Ia pun mendapatkan beberapa orang untuk menggali lubang.
Baca Juga: 5 Manfaat Jualan yang Bisa Kamu Dapatkan, Nggak Cuma Untung
“Intinya minta cari tenaga. Saya nggak siap tenaga, saya cari teman. Dia mau. Untuk kelanjutan soal biaya dan lainnya itu ke Nanang,” kata Dadung.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Temukan Ribuan Liter Solar di Rumah Kosong di Labuhan Maringgai
-
Kasus Bansos Presiden Dikubur dekat Gudang JNE Depok, Polisi Periksa Karyawan Hingga Sita Dua Barang Bukti Penting
-
Mengagetkan! Ada Kuburan Banpres Jokowi di Depok
-
Terkuak usai Viral, Sederet Fakta Baru Kasus Kuburan Bansos Jokowi di Depok
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Ketulusan Ayah Sambung Syifa Hadju, Gendong di Siraman Meski Tak Jadi Wali Nikah
-
Surat Cinta Terakhir Pelajar yang Gantung Diri di Gudang Masjid Kediri
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
-
Maut di Balik Tawa: Tragedi Dini Hari Dua Pelajar Jombang yang Berakhir di Kolong Truk
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Ninja Sawit Terbongkar di Bengkalis, Bawa Muatan 1 Ton dalam Truk
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar