Depok.suara.com, Jelang laga melawan PSS Sleman pada pekan ke tiga BRI Liga 1 2022/23 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (5/8) malam, Arema FC lakukan persiapan lebih.
Pasalnya, kedua tim tersebut sama sama ingin meraih tiga poin, tetapi dengan alasan yang berbeda. Arema FC mencari konsistensi penampilannya di awal musim ini dengan perlu meraih kemenangan lagi.
Beda halnya dengan PSS Sleman yang sedang berambisi mengumpulkan tiga poin perdananya di musim ini. Sebab tim berjuluk Super Elang Jawa baru mengumpulkan satu poin dari dua laga.
Pemain depan Arema FC Muhammad Rafli mengatakan bahwa, dirinya mengakui calon lawan memiliki tim yang bagus. Hanya tinggal menunggu waktu, PSS bisa menunjukkan kualitas sebenarnya. Dia mewaspadai kualitas PSS itu muncul saat berhadapan dengan Arema FC.
"PSS tim yang bagus. Mereka sudah dua kali gagal menang, jadi pasti mereka ingin bangkit. Kami tidak mau berleha-leha, apalagi anggap remeh. Kami siap seratus persen dan respek dengan mereka," katanya seperti dikutip laman resmi liga 1.
Terlebih, kata Rafli, timnya pernah kesulitan menghadapi tim yang ingin bangkit, tepatnya saat pertandingan perdana melawan Borneo FC Samarinda yang gagal menang dua kali atas Singo Edan berhasil membalaskan dendamnya. Tidak tanggung-tanggung, Arema FC dihajar 3-0 di kandang lawan.
Untuk itu, lanjut Rafli, saat ini tim sedang mempersiapkan segalanya untuk menghadapi PSS. Pemain tim berjuluk Singo Edan coba mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan, sembari mencari solusi dan strategi yang pas untuk menghadapi.
"Kalau dilihat, pemain mereka punya kualitas yang merata. Mereka memiliki kelebihannya masing-masing. Dave [Mustaine] dengan shootingnya, lalu Boaz [Sollosa] harus kita tutup kaki kirinya. Jadi kita harus pelajari semuanya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Arema FC vs PSS Sleman, Muhammad Rafli Waspadai Kebangkitan Super Elang Jawa
-
Turut Berduka atas Meninggalnya Suporter PSS, Ketum PSSI: Semoga Ini yang Terakhir
-
Tri Fajar Jadi Korban Meninggal Ricuh Suporter, Sang Ayah: Anak Saya Dikejar Sama yang Brutal
-
Melayat Ke Rumah Duka Tri Fajar Firmansyah, BCS: Kami Yakin Pelaku Bukan Hanya Dua Orang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
-
DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat
-
Sejarah Panjang Program Nuklir Iran dan Ketegangan dengan Amerika Serikat dari 1967 - 2026
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Idolakan Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Prediksi Prancis Juara Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya