/
Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:36 WIB
Pelatih Persib Robert Alberts (kanan) bersama Kapten Persib Marc Klok saat konferensi pers usai laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/7/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Depok.suara.com - Hasil buruk yang dialami oleh Persib Bandung dalam laga-laga awal kompetisi Liga 1 berbuntut mundurnya pelatih mereka, Robert Alberts.

Kepergian juru taktik asal negeri kincir angin tersebut diketahui setelah ada pernyataan resmi klub pada Rabu (10/8/2022).

Hengkangnya Robert Alberts dari Persib membuat kini tak lagi menjalin kerjasama untuk mengarungi kompetisi ke depan.

Diketahui, hal tersebut tak terlepas dari performa buruk Persib dalam tiga laga awal di Liga 1 musim 2022/2023.

"Sekarang Rene (Robert) sudah tidak ada lagi di Persib, pada saat lawan Semarang (PSIS), sudah tidak lagi bersama kita," kata Komisaris PT Persib Bermartabat Umuh Muchtar saat berpidato di hadapan aksi ribuan Bobotoh di Graha Persib, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/8/2022). Dilansir dari surakarta.suara.com, 10 Agustus 2022.

Berdasarkan pernyataan resmi klub, keputusan mundur dari pelatih kepala merupakan sikap yang diambil Robert Alberts.

Keputusan tersebut Robert ambil demi kebaikan bersama, khususnya Persib.

Usut punya usut, kepergian Robert itu pun buntut dari adanya aksi dari ribuan Bobotoh yang menggeruduk Graha Persib pada Rabu Siang.

Menurut informasi, Viking Persib Club menyatakan ada sekitar 5.000 orang yang hadir dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Kisah Kaum Perempuan Iran yang Perlu Bukti Perawan untuk Menikah

Dalam aksi tersebut, Ribuan Bobotoh menyampaikan dua tuntutan. Tuntutan pertama yakni Robert Alberts harus mundur dari kursi pelatih.

Tidak hanya itu, mereka juga menuntut manajemen Persib membenahi sistem penjualan tiket untuk laga Persib.

Persib pun kini belum menggaet pelatih baru pengganti Robert Albert setelah resmi meninggalkan Maung Bandung.

Sumber: Suara.com

Load More