Depok.suara.com, Menjelang peringatan 17 Agustus Kemerdekaan RI ke 77 pemasangan bendera merah putih di jalan protokol di Kota Depok masih minim.
Demikian dikatakan Srikandi Akar Rumput Karmila Sari saat kegiatan pemberian ratusan bendera kepada pengendara bermotor di pertigaan PLN Kota Depok pada Rabu (10/8).
Dia menambahkan Kesadaran masyarakat memasang bendera merah putih mulai berkurang yang disebabkan kian lunturnya pemahaman dan kesadaran dalam mengenal sejarah Indonesia memperjuangkan kemerdekaan.
Diperparah dengan munculnya paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
“Karena itu, harus ada upaya saling menyadarkan atau mengingatkan agar masyarakat memiliki kesadaran tinggi bahwa pengibaran bendera khususnya saat HUT RI itu sudah menjadi keharusan dan bahkan kebutuhan sebagai salah satu wujud rasa cinta Tanah Air,” ujarnya.
Dalam upaya rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indoensia dia bersama teman teman dari seniman dan pengamen membagikan ratusan bendera merah putih kepengendara bermotor.
Pemberian ratusan bendera ini sebagai langkah turut andil dalam memeriahkan Dirgahayu RI ke 77 dan mendukung totalitas gerakan Inwal (instruksi) walikota Depok No 3 Tahun 2022 tentang pemberian bendera merah putih kepada masyarakat Kota Depok.
Dalam pembagian bendera merah putih sebanyak 500 ini juga dimeriahkan seniman terpadu musisi jalanan STER membawakan lagu-lagu kemerdekaan untuk semangat menyambut HUT RI 77.
"Mulai 1 Agustus sampai 31 Agustus 2022, bendera merah putih bakal berkibar selama sebulan penuh di langit Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke,"katanya.
Baca Juga: Ngerih, Sarwendah Ngaku Kembali Rasakan Hal Mistis Dirumahnya
Ia mengatakan, pengibaran dan pencanangan gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih adalah upaya rakyat untuk membuktikan bahwa Indonesia bangsa yang berdaulat.
“Kita sebagai bangsa yang lahir dan hidup di bumi Indonesia terpanggil untuk mengibarkan bendera merah putih,"katanya.
Dengan mengibarkan bendera di depan rumah dan lingkungan merupakan suatu sikap patriotisme kepada negara.
"Kta jadi teringat sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mengibarkan bendera merah putih menjadi wujud cinta kita kepada negara Indonesia,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter