Depok.suara.com, Setelah berhasil mengalahkan Arema FC di di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (20/8) sore dengan skor 1-0, PSM Makassar menempel ketat posisi sang pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1 2022/23 Madura United.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares bangga dengan hasil yang diraih oleh timnya.
Pasalnya, kata Bernardo, melawan Arema FC bukanlah hal yang mudah terlebih, keduanya pernah bertemu di turnamen pra musim Piala Presiden 2022 lalu.
"Perjuangan pemain berjuluk Juku Eja mampu memperoleh hasil yang lebih baik dari Arema FC. Yuran Fernandes dkk bertahan dan menyerang sama bagusnya," kata Bernardo, seperti dikutip laman resmi LIB.
"Di babak pertama dan babak kedua kami banyak peluang. Sedangkan Arema baru mulai menyerang di pertengahan babak kedua," sambungnya.
Lebih lanjut Bernardo mengatakan bahwa dirinya mengakui Arema FC adalah tim yang kuat. Mereka memiliki banyak pemain bagus. Tapi tim memberikan pekerjaan yang luar biasa di lapangan
"PSM memang tidak begitu dominan untuk urusan penguasaan bola karena hanya menguasai sebesar 46 persen. Namun, PSM unggul telak pada sektor serangan," terangnya.
"Saya senang dengan apa yang dilakukan para pemain. Kami punya empat tembakan tepat sasaran, lebih banyak dari mereka," tambahnya.
Usai menjalani laga tersebut, PSM langsung bersiap membocorkan laga final zona ASEAN AFC Cup 2022. PSM akan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menghadapi Kuala Lumpur City FC, Rabu (24/8) malam WIB.
Baca Juga: Kunjungi Blitar, Dirut BPJS Kesehatan Berikan Penghargaan UHC dan Donasi Peserta Menunggak
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius