/
Senin, 22 Agustus 2022 | 15:24 WIB
Video barisan polisi yang diteriaki 'Sambo' saat sedang ikut karnaval kemerdekaan viral di media sos (Tiktok)

Depok.suara.com - Tindakan Irjen Ferdy Sambo yang menginstruksikan menembak Brigadir J sepertinya telah membuat masyarakat kecewa kepada institusi kepolisian.

Hal ini terlihat dalam video yang baru-baru ini viral di media sosial di mana memperlihatkan barisan polisi yang mengikuti karnaval kemerdekaan 

Video tersebut diunggah oleh akun @virgo951 pada Kamis (14/8/2022) lalu. Pada video tersebut, akun @virgo951 memperlihatkan adanya karnaval kemerdekaan di lingkungannya.

Awalnya, barisan karnaval dimulai dengan anggota TNI yang mengawal paskibraka. Setelah barisan barisan TNI lewat, para warga ikut memeriahkan suasana dengan berteriak kencang.

Selanjutnya, barisan disusul oleh para anggota kepolisian. Sama seperti para tentara, para anggota Polri itu juga memakai pakaian atribut lengkap seperti sedang berdinas.

Namun, yang membuat berbeda adalah teriakkan para warga yang menontonnya. Saat para polisi lewat, para warga langsung meneriakinnya dengan sebutan 'Sambo'.

Adapun, sorakan tersebut merujuk pada mantan Kadiv Propram Polri, Ferdy Sambo yang dinyatakan bersalah karena menjadi otak pembunuhan anak buahnya, Brigadir J.

"Ini acara tadi siang.. pas barisan polisi diteriakin 'Sambo' padahal mereka tidak bersalah. Stop menghujat mereka, kita berdoa semoga tidak ada lagi korban seperti brigadir J dan tidak ada lagi pelaku seperti Sambo," ujar akun @virgo951 dalam keterangan di video.

Sontak, unggahan barisan polisi yang diteriaki Sambo pun langsung menjadi sorotan di media sosial. Hingga Senin (22/8/2022), video tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali.

Baca Juga: Tiga Minggu Tak Pulang ke Rumah, Remaja Ini Ditemukan Tewas di Tebing Tinggi

Video tersebut juga disukai lebih dari 91 ribu kali dan mendapat lebih dari 7 ribu kali komentar dari warganet.
Banyak warganet yang menyebut maksud dari teriakkan tersebut bukan berarti menghujat, tetapi bentuk kekecewaan.

"bkn menghujat, tp lbh ke rasa kecewa dan hampir hilang kepercayaan," ujar akun @VT_random.

Sumber: Suara.com

Load More