Depok.suara.com - Belum terungkap motif pembunuhan Brigadir J, kini muncul konspirasi mengenai kekaisaran Ferdy Sambo dan dugaan judi online kode 303. Pengamat Rocky Gerung mempertanyakan adanya sesuatu dibalik munculnya isu tersebut.
Dirinya pun meminta masyarakat agar fokus dalam kasus pembunuhan terlebih dahulu. Rocky Gerung menilai kasus kriminal pembunuhan berencana pada Brigadir J jauh lebih penting untuk segera diungkap dan dituntaskan.
Jika saat ini muncul isu soal judi online yang dituduhkan pada mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, Rocky Gerung menilai hanya sebagai bentuk perluasan isu.
Sebagaimana diketahui banyak isu yang seolah dibuat untuk mengaburkan inti dari kejadian pembunuhan Brigadir J.
Mantan dosen UI ini meminta Kapolri untuk lebih tegas memastikan pengungkapan kasus pertama, yakni kematian Brigadir J secara tuntas.
Seperti dilihat dalam kanal Youtube Rocky Gerung Official, Minggu 21 Agustus 2022, Rocky Gerung mencurigai isu-isu tersebut dimunculkan lantaran ada tujuan tertentu.
"Selama tidak ada ketegasan (pengungkapan kasus kriminal) dari Pak Sigit (Kapolri), semua (isu) yang beredar akan diperbanyak untuk menekan percepatan reformasi internal," kata Pengamat Rocky Gerung.
Perjalanan kasus yang awalnya terang benderang setelah Kapolri menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana, justru menjadi bias dengan kemunculan isu-isu yang diduga sengaja diciptakan.
Ferdy Sambo sudah disebut sebagai dalang pembunuhan Brigadir J, dengan ancaman hukuman mati.
Dalam kasus pembunuhan Brigadir J bukan hanya Ferdy Sambo yang terancam hukuman mati, tapi ada istrinya, Putri Candrawathi dan dua anak buahnya, Bharada E dan Bripka RR.
Baca Juga: Setelah Melorot Enam Sesi Berturut-turut, Harga Emas Dunia Bangkit
Rocky Gerung mengajak publik tetap fokus mengawal masalah kriminal terkait kematian Brigadir J.
Meski ada dugaan judi dan kekaisaran Sambo, Rocky Gerung tegas mengatakan bisa dituntaskan setelah kasus kematian Brigadir J sudah jelas.
"Kalau persoalan besar ini diperlihatkan (dugaan masalah judi), maka seolah-olah masalah kriminalnya (intinya/kematian Brigadir J) hilang," ungkap Rocky.
Sebagaimana diketahui isu Konsorsium 303 muncul setelah semua skenario Ferdy Sambo dipatahkan secara hukum.
Berbagai isu tentang motif dinilai dibuat-buat untuk mengaburkan masalah utama dari kejadian adanya pembunuhan berencana pada Brigadir J.
Isu terbaru yang gencar "dimainkan" di media sosial saat ini adalah adanya Konsorsium 303 di bawah komando Ferdy Sambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
PAN Cilegon Pasang 8 Formatur di Tingkat DPC, Muscab Digelar Serentak
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Selvi Ananda Gibran Bersama 5.000 Ibu PKK Akan Serbu Kota Makassar
-
Organda Kota Semarang Gelar FGD, Bus Listrik Mulai Uji Coba di Trans Semarang
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban