Depok.suara.com - Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS tiba-tiba menggunggah potongan video tragedi KM 50 KM jalan tol Jakarta-Cikampek.
Dirinya mendoakan agar Allah SWT menghancurkan para pelaku di tragedi KM 50 pada tahun 2020 lalu.
Doa ini dirinya panjatkan seiring ramainya pemberitaan pembunuhan yang dilakukan oleh Ferdy Sambo pada Brigadir J, hingga berdampak pada terseretnya anggota Polri.
Dalam unggahan itu juga terlihat latar belakang doa Habib Rizieq Shihab yang merupakan Imam Besar FPI yang kini sudah dibubarkan pemerintah.
Terlihat judul pada video tersebut "KM 50 Tol Cikampek diratakan dengan tanah untuk menghilangkan barang bukti pembantaian 6 Syuhada oleh aparat kepolisian".
Kemudian dalam video memunculkan gambar jalan KM 50 Tol Cikampek.
Video semakin "hidup" saat terdengar doa Habib Rizieq Shihab yang suaranya serak dan hampir menangis.
"Semoga Allah SWT menghancurkan sehancur-hancurnya para pelaku pembantaian 6 syuhada pengawal kami dan yang memerintahkannya serta aktor intelektualnya juga yang merestuinya dan semua yang terlibat dalam pembantaian sadis dan brutal tersebut secara langsung maupun tidak langsung," demikian suara yang terdengar dalam doa Habib Rizieq Shihab.
Kemudian video tersebut diunggah Ustaz Abdul Somad dengan narasi, jika tak ada yang menghiraukan, maka jangan bersedih.
Baca Juga: Prediksi PSS Sleman vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 Malam Ini
"Ketika manusia tak menghiraukan kamu jangan kecewa jangan bersedih," kata UAS dalam tulisan.
Kemudian UAS melanjutkan, maka berbisik pada bumi dan malaikat-malaikat akan menyambut doamu.
"Berbisiklah ke bumi, malaikat-malaikat di langit mengaminkan doamu. Allah buat sesuatu yang tak terlintas di hati dan pikiran manusia," lanjut UAS belum lama ini.
Di luar dugaan, unggahan video UAS ini direspon 7.500 komentar yang mayoritas menyinggung kasus Ferdy Sambo Brigadir J.
Dari sana bahkan ada komentar dari Derry Sulaiman yang menyatakan pendapat jika mubahalah Habib Rizieq sedang bekerja.
"MUBAHALAH Habibina (Habib Rizieq) sedang bekerja... ALLAHUAKBAR!" tulis Derry Sulaiman.
Berita Terkait
-
Mengerikan! Ustaz Abdul Somad Unggah Doa Habib Rizieq: Semoga Allah SWT Menghancurkan Sehancur-hancurnya Para Pelaku Pembantaian Tragedi KM 50
-
Terpopuler: Rumah Ferdy Sambo Dapat Kiriman Karangan Bunga, Lift Jatuh dan Tewaskan Karyawan Toko Gorden di Pasar Baru
-
Balik Lagi Gaes ke Skenario Awal, Putri Candrawathi di-BAP Mengaku Korban Asusila dan Tak Ditahan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Tragedi Berdarah di Tebing Tinggi: IRT Tewas Ditikam di Rumah, Pelaku Diburu Polisi
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
K &TEAM Terpilih Perankan Seishiro Nagi dalam Film Live Action Blue Lock
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Antre, Cukup Lewat BRImo Saja!
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai