Depok.suara.com, Lagi, akibat minimnya penerangan di Jalan Raya Juanda Kota Depok mengakibatkan kecelakaan tunggal, Sabtu (27/8/2022).
Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 00.15 WIB ketika seorang warga yang hendak menuju ke Cimanggis dan mengerem mendadak lantaran kondisi jalan yang gelap.
Kejadian tersebut diunggah oleh akun instagram@infodepok, dalam unggahannya juga dituliskan bahwa sering matinya lampu jalan dan minimnya penerangan di Jl. Juanda sering kami suarakan warga.
"Namun hingga kini kondisinya masih tetap saja sama, mungkin harus banyak korban baru Pemerintah dan instansi terkait mau melakukan pembenahan di Jalan tersebut," tulis akun tersebut.
Sontak unggahan tersebut menuai banyak sorotan dari warganet yang memang sudah geram dengan kondisi tersebut.
"Tolong lah pak Walikota ini ada yang lebih penting daripada rilis lagu," tulis salah satu warganet.
"Jalan Juanda itu lampunya cuma pajangan doang, jarang banget dinyalain, padahal kita bayar pajak kan," timpal warganet lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Andri Ramdani Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kota Depok mengatakan bahwa setelah adanya informasi tersebut pihaknya langsung melakukan tindaklanjut dengan melakukan perbaikan.
"Alhamdulillah sudah kita sudah perbaiki, mudah mudahan kejadian tersebut tidak terulang dikemudian hari," kata Andri saat dikonfirmasi wartawan.
Baca Juga: Bonge Ungkap Alasan Terpaksa Tolak Beasiswa, Ada Kisah Sedih soal Keluarga
Lebih lanjut Andri mengatakan, selain itu juga pihaknya melakukan perbaikan disalah satu panel lampu yang juga mati di Jalan Juanda agar dapat berfungsi.
"Lampu yang bermasalah tersebut biasanya disebabkan oleh korsleting kabel, tapi semua sudah diperbaiki," terangnya.
Andri menuturkan, dirinya menghinbau kepada masyarakat jika menemukan hal sama bisa langsung melaporkan menghubungi Unit Pelaksana Teknis Dinas Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Dinas Perhubungan Kota Depok di Nomor (021) 879-000-83 atau dengan mengirimkan surat pengaduan.
"Jadi jika ada kejadian seperti itu, warga bisa melaporkan ke kami dengan cara menelpon atau bersurat," katanya.
"Mudah mudahan dengan begitu, jika ada kendala lampu jalan yang bermasalah dapat langsung ditindaklanjuti," pungkasnya
Berita Terkait
-
WTP Kelurahan Loj Tuan Bakal Dibersihkan dan Diperbaiki, 5 Ribu Pelanggan Bakal Tak Dialiri Air
-
Kasus Pembunuhan Brigadir J Terus Jadi Sorotan, Benarkah Ortu Bharada E Disekap di Mako Brimob Depok?
-
Viral Wanita Tanpa Hijab Dilarang Masuk Masjid At Thohir, Ini Penjelasan Pengurus DKM
-
Susul Hotel Holiday Inn Resort dan Hotel Holiday Inn Express, Kejagung Sita Helikopter Milik Surya Darmadi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi