Depok.suara.com - Publik dibuat kesal ketika beredar video seorang polisi menyuruh wartawan berbicara dengan pohon saat ingin diwawacara. Diketahui polisi itu merupakan anggota polisi Polsek Kembangan, Jakarta Barat.
Tindakan anggota polisi ini membuat publik heran dan malah menyerang instagram Polsek Kembangan, Jakarta Barat.
Akun instagram @merindink menjadi yang pertama menviralkan polisi yang meminta wartawan berbicara dengan pohon. Wartawan perempuan itu pun terlihat bingung dengan perintah polisi tersebut.
Diketahui si polisi mau diwawancara soal kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT). Kasus itu ditangani Polsek Kembangan.
Hanya saja anggota polisi berkemeja putih malah menyuruhnya berbicara dengan pohon.
“Kamu tunggu dulu. Bicara dulu, bicara dengan pohon dulu sebentar,” kata penyidik itu.
"Kamu tunggu sini dulu, kamu bicara sama pohon dulu sebentar," ujar sang polisi.
Netizen melongok
Netizen mengomentari video viral itu dengan nada nyinyir. Bahkan sebagian netizen bingung dengan aksi polisi itu.
Baca Juga: Komnas HAM Tampilkan Foto Brigadir Yosua Terkapar Usai Ditembak Di Rumdin Duren Tiga
"Duh dikira pohonnya saksi bisu apa ya," komentar warganet.
"Dah enggak percaya sama intansi yang satu ini," tambah warganet lain.
"Oknum dikumpulkan semua ya jadi sekabupaten dah," imbuh lainnya.
"Contohin dulu dong pak gimana cara ngomongnya sama pohon," tulis warganet di kolom komentar.
"Mungkin pohonnya lebih jujur daripada oknum polisinya," timpal lainnya.
Polisi suruh wartawan bicara dengan pohon akan dikonfirmasi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Joko Dwi Harsono menanggapi peristiwa itu. Dia akan memeriksa si polisi itu.
Kami klarifikasi kepada yang bersangkutan bagaimana peristiwa sebenarnya kalau ada kesalahan dari pihak personel nanti kita akan beri peringatan ataupun sanksi,” katanya, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (31/8/2022) kemarin.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?