/
Minggu, 04 September 2022 | 14:00 WIB
dr Nadia Alaydrus (Gambar/instagram/@nadialaydrus)

Depok.suara.com - Ada kejadian seseorang mengkonsumsi es batu secara berlebihan berujung sampai dirawat di rumah sakit sampai – sampai ditransfusi darah.

Jadi, ada istilah yang namanya Pagophagia. Ini adalah istilah yang digunakan untuk mereka yang memiliki kelainan makan yang berhubungan dengan makanan dingin.

Dilansir dari laman instagram @nadialaydrus, dr Nadia Alaydrus mengatakan bahwa Pagophagia merupakan bagian dari Pica.

“Pica merupakan gangguan psikologi yang suka mengkonsumsi makanan yang tidak bernutrisi,” kata dr Nadia Alaydrus, Ahad (4/9/2022).

Dr Nadia Alaydrus menambahkan, bahwa es batu merupakan makanan yang tidak ada gizinya.

Lebih lanjut dr Nadia menjelaskan, ada beberapa kasus Pagophagia yang berhubungan pada orang – orang yang memiliki kekurangan zat besi atau juga mengalami anemia akut.

“Beberapa penelitian menyebutkan bahwa, Pagophagia yang suka mengkonsumsi es batu secara kompulsif, bisa membantu meringankan peradangan di mulut pada penderitanya karena mengalami kekurangan zat besi di dalam tubuh,” jelas dr Nadia Alaydrus.

Dikatakannya bahwa kasus anemia dan kekurangan zat besi dalam tubuh kadang sering diderita pada wanita yang sedang hamil.

“Karena ibu hamil tuh juga banyak yang mengalami anemia zat besi,” kata dr Nadia.

Baca Juga: Alchemy of Souls dan Para Pemerannya Berhasil Jadi Drama dan Bintang Paling Populer

Terakhir dr Nadia Alaydrus mengatakan, pada orang – orang yang suka mengkonsumsi es batu secara berlebihan untuk melakukan pengecekan darah.

“Jadi, bukan es batunya yang dapat menyebabkan anemia dan kekurangan zat besi melainkan ini adalah suatu tanda bahwa, seseorang itu bisa saja mengalami kekurangan zat besi atau anemia,” tutup dr Nadia Alaydrus.*

Load More