/
Senin, 05 September 2022 | 14:28 WIB
Profil dan biodata Irma Hutabarat (Instagram/@irmahutabaratofficial)

Depok.suara.com - Irma Hutabarat kembali menyampaikan pendapatnya mengenai dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Tanggapan ini termuat dalam unggahan video akun @berita_gosip di jejaring media sosial Instagram.

Putri Disebut Hilangkan Barang Bukti

"Gini, tadi kan saya bilang yang namanya korban itu adalah orang yang menderita karena kekerasan. Yang mati namanya Joshua Hutabarat," buka Irma Hutabarat dipetik Suara.com, Senin (05/09/2022).

Menurut Irma seorang pelaku biasanya yang berupaya untuk menghilangkan barang bukti.

"Pada tanggal 10 Komnas HAM mengatakan bahwa tidak bisa ditemukan pembicaraan sebelum tanggal 10. Siapa yang mengganti? Putri," tutur aktivis yang membela keluarga Brigadir J ini.

"Apakah ada CCTV di Magelang? Tidak ada. Apakah ada visum et repertum? Tidak ada," lanjutnya.

Irma Hutabarat bahkan heran karena tidak ada pengaduan ke polisi soal pelecehan seksual ketika berada di Magelang.

Heran Putri Tak Membuat Laporan saat di Magelang

Baca Juga: Demonstrasi Mahasiswa Menolak Harga BBM Naik di Palembang Sempat Bubar Karena Diguyur Hujan

Selain itu dirinya pun mencurigai sosok Putri yang merupakan istri jenderal bintang dua sehingga bisa sewaktu-waktu telepon untuk mengangkut siapapun yang menyenggolnya.

Namun, Putri Candrawathi malah tak melakukan tindakan tersebut, sehingga membuatnya heran dan menyebut dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J itu tidak masuk akal.

"Lalu ketika sekarang dia bersikap seolah-olah menjadi korban, tidak pernah ada korban di dunia ini yang menghilangkan semua barang bukti. Itu kelakuan pelaku yang menutupi kejahatannya," terangnya.

Dugaan Pelecehan Seksual Dianggap Tidak Masuk Akal

Adapula Irma Hutabarat menyampaikan bahwa pelecehan seksual itu merupakan laporan palsu yang dibuat oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

"Tidak ada yang bisa dipercaya dari seorang pembohong yang sejak awal menjalankan skenario yang dibuat oleh suaminya," ujar Irma.

Load More