Depok.suara.com - Beberapa waktu lalu, kebocoran data kembali terjadi. Hal ini tentu meresahkan masyarakat. Karena, data pribadi milik mereka kini sudah tersebar dan tidak aman.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) berpesan ke hacker pembobol data 1,3 miliar nomor sim, agar tidak melakukan akses ilegal. Karena akan merugikan masyarakat.
"Kalau bisa jangan menyerang. Tiap kali kebocoran data yang dirugikan ya masyarakat, kan itu perbuatan ilegal acces," kata Direktorat Jendral Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan seperti dikutip dari berbagai sumber, Rabu (7/9/2022).
Statement tersebut mengundang komentar netizen. Menurut warganet, sebuah tindakan yang tidak masuk akal jika kita melarang pencuri melakukan tindak pencurian.
"Dikira hacker bakal luluh gitu. Nurut sama mereka-mereka ini," ucap seorang warganet.
"Kalo bisaaaa. Ente kadang-kadang ente," timpal warganet lainnya.
"Hacker pasti langsung ketar ketir, kabur tunggang langgang denger ini," ucap netizen.
Sebelumnya, sebanyak 1,3 miliar item data yang terkait 325 juta nomor ponsel di Indonesia, diduga kuat berhasil dicuri peretas. Data yang terkumpul dari hasil registrasi nomor ponsel sepanjang 2018-2020 tersebut kini dijual di situs jual-beli data ilegal Breach Forum. Kebocoran ini diketahui sejak 31 Agustus 2022, setelah jadi perbincangan di media sosial.
Meski belum diketahui data tersebut diretas dari pihak mana, skandal terbaru bobroknya perlindungan data pribadi di Indonesia ini membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) jadi bulan-bulanan netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup