Depok.suara.com - Sebanyak 105 juta item data yang diklaim berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia, dijual secara online di forum jual beli ilegal breached.to. Penjualnya adalah akun Bjorka yang juga menjual 1,3 miliar item data registrasi SIM card prabayar berbagai operator seluler Indonesia. KPU telah membantah data ini dicuri dari basis data mereka, sementara peneliti keamanan siber partikelir meyakini data ini valid usai melakukan cek acak.
Kabar ini sebenarnya buruk buat WNI. Tapi karena orang Indonesia terkenal bisa menertawakan apa pun, mari garis bawahi sisi humor kebocoran data terbaru ini. Bjorka mulai menawarkan data KPU pada Selasa (6/9). Well, sehari sebelumnya (5/9), Kominfo lewat Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan mengimbau agar para hacker tidak mencuri data masyarakat Indonesia.
“Kalau bisa jangan nyerah lah, orang itu perbuatan illegal access kok,” kata Semuel, dalam konferensi pers tentang kebocoran data SIM card di Kantor Kominfo, beberapa waktu lalu.
Terlebih, Semuel juga minta hacker yang ngebet mempermalukan pemerintah Indonesia agar melakukan kejahatan yang lain saja, asal jangan menyebarluaskan data pribadi WNI.
"Kalau mau menyerang, pakai cara yang lain dong. Jangan sampai menyebarkan data masyarakat," ujar pria yang kerap disapa Semmy ini.
Berita berisi pernyataan Semuel ini sukses memancing tawa netizen. Namun, titik baliknya ada di malam hari, ketika netizen mendapati berita itu rupanya dikomentari Bjorka.
Lewat post di Breached, Bjorka memberikan satu kalimat untuk Kominfo.
"Kominfo: stop being an idiot," ujarnya dalam situs breach.
Post itu kemudian disusul dengan post baru yang menawarkan data KPU tadi, dibanderol seharga US$ 5.000 (setara Rp74,5 juta).
Baca Juga: Mahasiswa Protes BBM Naik Bakar Ban di Depan DPRD Sumut: Ini Bentuk Kami Meluapkan Kekecewaan!
Kejadian tersebut kembali memancing komentar netizen. Beberapa menganggap lucu kejadian ini.
"Bingung harus tertawa atau bersedih," ucap salah satu akun.
"Wkwkwkwk, mengatasi hacker dengan himbauan. Wkwkwkwk," ujar warganet.
"Mengimbau pencuri tuh gimana ceritanya sih. Heran," timpal warganet lainnya.
"Kirain hidupku ga berguna, ternyata ada yang lebih-labih ga berguna," pungkas netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Parade Juara Arsenal Berujung Rusuh: 16 Ditangkap dan Satu Orang Ditikam
-
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
-
Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni
-
Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan
-
Aksi Kriminal Cerdas ala Money Heist dalam Prekuel Terbaru Serial Berlin!
-
Muhammad Yusuf Ateh Resmi Jadi Komisaris Telkomsel, Perkuat Strategi 5G dan Transformasi Digital
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali