Depok.suara.com - Aksi seorang polisi membuat geram publik karena melakukan intimidasi dan membentak seorang kakek-kakek yang berusia lanjut saat rumahnya digusur.
Video polisi yang melakukan kekerasan itu kemudian viral dan mendapat perhatian dari publik di media-media sosial.
Pada video yang diunggah akun instagram @kodil0127, Sabtu (10/9/2022) terlihat seorang polisi
berkacak pinggang di depan kakek tua.
"Kejadian yang sangat mengerikan di negara merdeka Republik Indonesia, dialami oleh paman saya, Zami Rianto warga Desa Puosu Jaya, Sulawesi Tenggara, dan ironis hal tersebut dilakukan anggota Polri," demikian tulisan keterangan video.
Kakek tersebut yang terlihat dalam video tampak tidak terima karena tanahnya digusur oleh eskavator. Dirinya kemudian mengatakan polisi di depannya bahwa ia mempunyai sertifikat tapi tak diakui oleh pemerintahan setempat.
Tetapi bukan mendengar kata-kata dari kakek tersebut, polisi ini malah
membentak kakek Zami. Tentu saja Kakek Zami marah.
"Kamu kok polisi begitu. Katanya pelindung masyarakat, malah begini," kata Kakek Zami.
Mendengar pernyataan sang kakek, polisi itu justru semakin marah dan membentak.
"Mau kamu apa heh?" kata polisi itu.
"Ya anda kan polisi, katanya pelindung masyarakat, malah mengintimidasi saya," jawab si kakek.
Polisi itu lantas menunjuk-tunjuk muka kakek itu. "Kamu merampok tanah saya," jawab Kakek Zami.
Omongan kakek itu semakin membuat si polisi marah. Dia lantas mendorong-dorong kakek itu.
Berdasarkan keterangan keponakan Kakek Zami, peristiwa tersebut terjadi hari Rabu 24 Agustus 2022.
"Lahan paman saya digusur secara sepihak oleh oknum anggota POLRI Cq Sat Brimob Polda Sultra dengan menggunakan 1 unit alat berat exavator merek Komatsu PC200."
Lahan itu sebenarnya telah dikuasai dan diolah oleh Kakek Zami dalam kurun waktu puluhan tahun. Kakek itu juga mempunyai surat-surat bukti kepemilikan yang sah
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal