Depok.suara.com - Pola makan yang tidak teratur serta memakan makanan sembarangan sering kali dilakukan oleh kebanyakan orang. Akibatnya, bisa menimbulkan penyakit asam lambung.
Terlebih, jika Anda sering melakukan pola yang tidak sehat, seperti berbaring setelah makan, makan terlalu cepat, serta mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau dalam porsi banyak sekaligus.
Kendati demikian, konsumsi makanan tertentu justru dapat menurunkan asam lambung sehingga dapat mencegah kambuhnya gejala, bahkan meredakan gejala yang muncul akibat asam lambung naik.
Jika itu terjadi, artikel ini mungkin dapat membantu Anda. Karena, brikut ini adalah beberapa jenis makanan penurun asam lambung yang baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung mengutip dari alodokter:
1. Pisang
Buah pisang baik untuk penderita asam lambung, karena mengandung kadar asam yang rendah dan memiliki serat yang tinggi. Kandungan serat yang tinggi bisa memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mencegah keinginan makan berlebihan. Pasalnya, makan berlebihan dapat memicu naiknya asam lambung.
Selain serat, pisang juga mengandung kalium yang dapat meningkatkan produksi lendir pada lambung. Lendir ini berfungsi untuk melindungi dinding lambung dari paparan asam yang berlebih.
2. Air lemon dan madu
Air perasan lemon bersifat asam dan bisa menjadi penyebab naiknya asam lambung. Akan tetapi, air lemon dalam jumlah sedikit yang dicampur air hangat dan madu justru dapat menurunkan asam lambung. Hal ini karena campuran tersebut bersifat basa, sehingga bisa menetralkan asam lambung.
Baca Juga: Kebugaran Pemain Persiba Balikpapan Tak Dikhawatirkan Pelatih: Punya Waktu
Selain itu, madu memiliki sifat antioksidan dan antiradang sehingga mampu mengurangi peradangan di kerongkongan yang muncul akibat naiknya asam lambung.
Cara membuat campuran ini pun cukup mudah. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh air lemon dengan 1 sendok teh madu, kemudian tambahkan air hangat sebanyak 200 ml.
3. Ikan
Ikan berperan pula sebagai makanan penurun asam lambung. Jenis makanan ini memiliki kadar asam dan lemak yang rendah, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung. Beberapa jenis ikan yang dapat Anda konsumsi sehari-hari meliputi ikan salmon, sarden, gurame, lele, dan tongkol.
Saat mengolah berbagai jenis ikan sebaiknya tidak terlalu banyak menggunakan bumbu yang pedas dan asam, serta hindari memasak dengan cara digoreng. Kedua hal tersebut justru dapat memicu asam lambung naik.
4. Oatmeal
Oatmeal juga merupakan sumber serat yang baik, sehingga sering kali dikaitkan dengan perannya untuk menurunkan asam lambung. Oleh karena itu, Anda dapat memasukkan oatmeal ke dalam menu makan sehari-hari, misalnya sebagai sarapan sehat.
5. Jahe
Salah satu manfaat jahe adalah mengurangi risiko terjadinya asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, jahe juga dapat mengurangi peradangan. Anda dapat menikmati jahe dalam bentuk permen, air rebusan jahe, atau jahe bubuk yang diseduh dengan air hangat.
6. Susu rendah lemak
Susu juga merupakan makanan penurun asam lambung. Akan tetapi, pilihlah susu rendah lemak. Pasalnya, susu dengan kandungan lemak yang tinggi biasanya bersumber dari hewan, justru bisa memicu asam lambung naik.
Anda dapat mengonsumsi susu rendah lemak, seperti susu kedelai, almond, kacang mede, atau oat.
Selain makanan penurun asam lambung di atas, Anda juga dapat mengonsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan asam yang rendah, seperti brokoli, kembang kol, wortel, bit, ubi, selada, seledri, buah melon, dan semangka.
Bagi penderita asam lambung disarankan untuk menghindari makanan atau minuman tertentu yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti minuman beralkohol dan berkafein, serta makanan yang terlalu asam dan pedas.
Agar gejala asam lambung tidak kambuh kembali, Anda juga sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit tetapi sering, mencukupi waktu tidur, mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas setiap hari, dan mengelola stres dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
Sang Kakak Spill Tipis-Tipis, Intip Potret Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
4 Film dan Serial Klasik Produksi Luar Negeri Cocok Ditonton Saat Ramadan
-
Kinerja 2025, BRI Bukukan Rp57,132 Triliun dan Perkuat Dukungan bagi Rakyat
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Laba Tembus Rp57,132 Triliun, BRI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan
-
Asal-Usul Anak Angkat yang Dicurigai Punya Hubungan Gelap dengan Ibu Tiri Nizam