Suara.com - Tren makanan selalu berubah-ubah seiring waktu. Kondisi pandemi Covid-19 turut memengaruhi tren tersebut, terutama di wilayah seperti Asia.
Dicatat TrendTracker 2022 yang dilakukan Cargill, ditemukan ada empat tren makro yang tengah berlangsung di Asia Pasifik, terutama Indonesia.
Dikatakan oleh Managing Director Cargill’s Starches, Sweeteners, and Texturizers in Asia - Ming Peng, tren makanan dan minuman yang ada di sebuah wilayah, umumnya masih disesuaikan dengam budaya dan kultur masing-masing negara.
Meski demikian, kondisi pandemi membuat kebanyakan orang secara global lebih peduli terhadap kesehatan. Berikut empat tren makanan dan minuman yang dicatat oleh Cargill di seluruh market wilayah Asia Pasifik:
1. Healthy for Me
Tren ini menunjukkan bahwa konsumen sekarang jauh lebih berhati-hati dengan apa yang dikonsumsi. Salah satunya ditandai minat mengurangi kadar gula dan garam, memilih bahan dasar nabati sebagai alternatif, memilih bahan alami, serta memilih produk bergizi yang membawa manfaat kesehatan fisik dan mental.
2. Conscious Consumption
Cargill juga melihat adanya polarisasi nilai di antara konsumen. Ada beberapa yang bersedia membayar lebih untuk kualitas premium, dan ada beberapa yang sadar terkait uang yang mereka keluarkan.
Konsumen juga menuntut produk yang ramah lingkungan. Mereka mengutamakan produk yang selaras dengan hati nurani, kebajikan, dan nilai-nilai pribadi yang mereka anut.
3. Experience It
Konsumen menuntut produk yang bisa memberikan pengalaman lebih tinggi. Yakni dengan kenikmatan, dimanjakan, dan kebaruan.
Mereka juga ingin menciptakan produk bersama dengan brand melalui pendekatan komunikasi dua arah antara brand dan konsumen.
4. Simplifying My Life
Selain cerdas dalam memilih produk, konsumen juga menuntut kemudahan, kepraktisan, dan kesederhanaan akses. Mereka mencari produk yang dapat bantu melancarkan dan mempermudah kehidupan yang sudah kompleks.
Misalnya proses belanja ritel nirsentuh (contactless retail), atau produk yang dapat dinikmati dengan nyaman di rumah tanpa harus keluar atau ke restoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi