Depok.suara.com, Aparat gabungan Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sawangan Depok menertibkan jamban alias tempat BAB yang masih ada di lingkungan warga.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pasir Putih Komarudin atau yang biasa disapa Komeng mengatakan, tim gabungan menertibkan jamban yang ada di lingkungan warga.
"Bahkan ada tempat jamban yang dibangun sejak tahun 1995 kita bongkar,"katanya.
Sementara itu Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinas Kesehatan Kota Depok Agus Gojali menambahkan, kegiatan penertiban jamban sebagai langkah menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Kegiatan tersebut adalah kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ini adalah pemicuan pilar pertama yaitu, terkait dengan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
"Sasaran kita ini adalah warga yang masih melakukan buang air besar sembarangan yang tidak memiliki septic tank terutama bagi warga yang membuang Air Besar di jamban helikopter, terkait juga dengan perda nomor 8 tahun 2018,” ucapnya.
Agus mengatakan, kegiatan ini juga sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat terkait Perda nomor 8 tahun 2018 tentang pengelolaan air limbah domestik.
Dimana sangsi bagi warga yang masih membuang air besar sembarangan berupa denda sebesar Rp.50 juta atau kurungan enam bulan.
Dia menambahkan sangsi Perda tersebut akan berlaku di tahun 2023, dari hasil survey lapangan untuk kelurahan Pasir Putih banyak warga yang belum memilik sanitasi yang baik berupa septic tank.
Baca Juga: APPSI Geram dengan Aksi Pungli di Pasar Bawah Kota Pekanbaru
"Dari dbeberapa kalangan warga yang tidak mampu, sementara, yang dilakukan untuk pemicuan ini mengutamakan warga yang mampu dulu agar mereka terpicu untuk membangun sepic tank sendiri,” terangnya
Kegiatan kunjungan ini berdasarkan pendataan yang telah dilakukan oleh kader kesehatan kelurahan, selanjutnya pihak Dinkes kota Depok membuat komitmen kepada warga untuk segera membangun sepic tank.
"Kesehatan lingkungan harus dilakukan bersama-sama tidak bisa dilakukan secara sendiri hal tersebut untuk kepentingan kesehatan masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Banjir Pasaman Barat Mengintai, Pemkab Ingatkan Warga Tepi Sungai Waspada!
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Cuti Bersama dan WFA Libur Lebaran 2026 Mulai Kapan? Cek Jadwal Resminya
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Magnitudo 7, Warga Bandung Raya Harus Siap Siaga!
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat