Depok.suara.com - Seorang siswa SD Medan dicekoki obat bius saat berada di sekolahnya setelah itu diperkosa secara bergilir diduga dilakukan oleh oknum Kepala sekolah sampai tukang sapu.
Rupanya, kejadian pemerkosaan yang menimpa siswi SD Medan itu terungkap setelah sang Ibu mengadukan hal tersebut kepada pengacara kondang Hotman Paris.
Sang Ibu mengungkapkan, bahwa putrinya mengalami tindakan kekerasan seksual itu saat sedang berada di sekolah.
Menurut sang ibu, kejadian ini bermula saat sang siswa berada di sekolah. Setelah itu, terdapat tukang sapu yang memberikan serbuk putih dan ternyata itu adalah obat bius.
Setelah melihat sang Siswi mulai tidak sadarkan diri, tukang sapu selanjutnya mengikat tangan dan kaki sang Siswi sekaligus menutup mulutnya dan kemudian dibawa ke gudang sekolah.
Setibanya di gudang, datanglah kepala sekolah bersama dengan kepala administrasi yang lantas melakukan pemerkosaan terhadap sang Siswi yang dilakukan secara bergantian.
Selain itu yang lebih miris lagi, sang Siswi sebelumnya juga pernah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh Ayah kandungnya sendiri namun, kini ayah kandungnya tersebut telah mendekam di penjara.
Sampai saat ini, siswi tersebut masih mengupayakan untuk mendapatkan keadilan termasuk, sang Ibu juga telah mengajukan perpindahan sekolah.
Info pemerkosaan ini menjadi viral dan di post oleh berbagai akun media sosial, salah satunya akun @infia_fact. Akun tersebut sudah mendapatkan 40 ribu like dan sekitar 6 ribu komentar.
Baca Juga: Sekretaris Dinas Kesehatan Tapsel Juga Mengundurkan Diri dari Jabatannya
"Hmmm, gelap kali dunia ini sudah," ujar seorang warganet.
"Kaya gini nih hukuman mati dong, gausah ngomong soal HAM. Traumanya korban itu lho gimana," tanya warganet lain.
"Banyak hewan menyamar jadi pengayom," ucap netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pancing Hujan Buatan, 35 Ton Garam Disemai untuk Tekan Karhutla di Riau
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia
-
Kenapa Kita Cenderung Impulsif saat Memegang Uang THR? Ini Alasannya
-
BRI Semarang Pattimura Dukung Program Serambi BI: Fasilitasi Penukaran Uang Baru di Pasar Modern BSB
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Cara Cek NISN Online untuk SPMB 2026, Awas Jangan Sampai Salah
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran Agar Tidak Makan Mie Instan