Depok.suara.com, Ratusan pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja atau buruh di Kota Depok rencananya pada Kamis (15/9) akan melalukan aksi unjuk rasa di dua titik lokasi.
Soleh dari perwakilan Federasi Serikat Buruh Kamiparho PK Hotel Bumi Wiyata kepada wartawan mengatakan lokasi titik yang akan menjadi sasaran aksi demo yakni gedung Balaikota dan Gedung DPRD.
"Jika tidak ada halangan kami dan rekan rekan pekerja akan demo di Balaikota dan DPRD,"katanya.
Soleh menegaskan, tuntutan yang akan diperjuangankan ada tiga tuntutan yang pertama tolak kenaikan BBM.
"Kami menolak atas kebijakan pemerintah atas kenaikan BBM yg terlalu cepat dimana setelah diterpa badai covid perusahaan kami yaitu sektor perhotelan baru mulai merangkak ada peningkatan pendapatan,"katanya.
Dia menambahkan selama ini dia bersama pekerja lainnya rela menerima upah sesuai dengan chasflow yang ada,
"Bulan ini kami berkeyakinan akan menerima upah 100%,tapi harapan itu pupus dengan kebijakan pemerintah yang menaikan harga BBM tanpa dibarengi dengan kenaikan upah yang akan berdampak dengan bertambahnya kebutuhan buruh karena pasti kebutuhan pokok akan ikut naik juga,"katanya.
Tuntutan kedua Batalkan Undang Undang Cipta Kerja Omnibuslaw dan tuntutan ketiga dimana pekerja minta agar upah pekerja di Depok naik 15 persen.
Sementara itu, Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) yang terdiri dari beberapa element masyarakat dan LSM menggelar aksi demo di halaman Gedung DPRD Kota Depok kawasan Kota Kembang GDC, Sukmajaya.
Koordinator AMDB, Pardong mengatakan AMDB yang merupakan gabungan GMBI, FPKD, KAPOK, FPS2D, JARPEL, JMD, Serikat Petani Depok, Parade Keadilan, FWT, LPPPPI, MPGPI, KSA, dan lain-lain menyoroti kondisi ekonomi rakyat kecil yang makin terpuruk akibat kenaikan harga BBM.
"Naiknya harga BBM membuat rakyat kecil tercekik karena dampak dari kenaikan tersebut membuat sejumlah barang kebutuhan pokok masyarakat ikut naik,"katanya
Imbas dari kenaikan harga-harga membuat masyarakat yang perlahan mulai bangkit dari keterpurukan akibat pendemi covid 19 langsung jatuh lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard