/
Senin, 19 September 2022 | 10:43 WIB
Profil dan biodata Irma Hutabarat (Instagram/@irmahutabaratofficial)

Depok.suara.com - Kasus pembunuh Brigadir J yang didalangi oleh mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo sampai detik ini belum menemui titik terang. Padahal Presiden Jokowi telah mengintruksikan Kaporli Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera menuntaskan kasus tersebut secara transparan.

Bagi Ketua Komunitas Civil Society Indonesia, Irma Hutabarat pihak kepolisian seperti abai dengan perintah dari Presiden Jokowi. Hal ini terlihat dari berlarutnya kasus ini sejak bulan Juli dan belum terungkap sama sekali.

Karena itu dirinya mendorong agar  Presiden Jokowi untuk melakukan tindakan agar Jenderal Listyo Sigit Prabowo berlaku adil dalam menindak Ferdy Samo dan komplotannya.

"Kalau presidennya nggak didengerin, presidennya jangan diem aja dong. Kalau saya perintahkan kalau kamu tidak bisa bikin betul, maka kamu akan saya pecat," kata Irma Hutabarat dikutip akun TikTok @berliyaanii dikutip pada Senin (19/9/2022).

"Kan namanya atasan memohon transparan. Tapi tidak dikabulkan jangan diam aja," sambungnya.

Lanjut Irma, kasus kematian Brigadir J merupakan masalah yang sangat menyakiti banyak rakyat Indonesia.

"Perlu diingat polisi itu bukan punya kepolisian republik Indonesia saja. Porli bukan hanya milik polisi saja, porli adalah milik dari seluruh rakyat Indonesia nah itu musti diingat," tegasnya.

Kegelisahan Irma Hutarabat pun mendapat perhatian warganet. Banyak dari mereka juga turut meminta Presiden Jokowi bertindak tegas terhadap kasus Ferdy Sambo.

"Betul banget transparan tapi pak presiden diam aja," ucap akun @sriwinarti**.

Baca Juga: Indonesia Mampu Balikan Keadaan Menang Lawan Vietnam, Shin Tae-Young: Tim Ini Semakin Kuat

"Normalnya gitu, masalahnyaa presiden juga punya kartu yang mereka pegang," kata akun @outdour**.

"Ayo pak presiden ambil tindakan tegas, rakyat menunggu presiden yang bertindak. kembalikan kepercayaan rakyat pada pemerintah. Pak Jokowi semangat," desak akun @melindah**.

"Bu saya yakin beliau juga memikirkan semuanya, mungkin saat ini beliau bertindak secara berhati-hati. Sabar ya bu," timpal akun @ditas**.

Sumber: Suara.com

Load More