Depok.suara.com - Kasus pembunuhan Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J ibarat kotak Pandora. Pembukaan kasus ini dianggap akan membuka borok sejumlah anggota kepolisian selama ini dan disebut menjadi momen bersih-bersih institusi Polri.
Banyak kasus yang mulai terendus oleh masyarakat, seperti rekayasa kasus, terungkapnya jaringan judi online hingga upaya menghalang-halangi penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J atau obstruction of justice
Pada kasus obstruction of justice,
sosok AKBP Arif Rahman Arifin (AR) kini juga menjadi sorotan karena dianggap menjadi saksi kunci.
Tetapi dirinya hingga kini belum bisa diperiksa karena disebut mengalami sakit parah. Meski tak dijelaskan AKBP AR menderita sakit apa.
Tetapi Kadiv HUmas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan saksi kunci tersebut memerlukan proses penyembuhan yang panjang.
"AKBP AR sakit lah, proses penyembuhannya cukup panjang ya, karena sakitnya agak parah," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/9/2022).
Karena penyakitnya ini dikhawatirkan
bisa berdampak pada proses sidang etik mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri, yakni Brigjen Hendra Kurniawan dan Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang hingga kini sudah ditunda berulang kali.
Siapakah sosok AKBP Arif Rahman Arifin? Berikut ulasannya.
Profil AKBP Arif Rahman Arifin
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Curacao Berstatus Pengangguran saat Hadapi Timnas Indonesia dalam Laga FIFA Matchday
Selain menjadi saksi kunci, AKBP Arif Rahman merupakan salah satu tersangka obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
AKBP Arif Rahman juga mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri. Ia juga telah dimutasi sebagai pamen Yanma Polri, sebagaimana tertera dalam Surat Telegram Nomor: 1682/VIII/KEP/2022.
Sebelum itu, AKBP Arif Rahman juga diketahui pernah menjabat sebagai Kapolres Jember, Jawa Timur. Ia menduduki jabatan tersebut sejak 2020 hingga awal 2022.
Berikut biodata singkat AKBP Arif Rahman Arifin:
Nama: Arif Rachman Arifin S.I.K., M.H.,
Lahir: 23 Juni 1980 (umur 42 tahun)
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Lakukan Hal Tak Biasa Saat Kumpulkan Ajudan untuk Tembak Brigadir J, Buka-bukaan Ada Pembangkangan
-
Sampai Nangis-Nangis Ferdy Sambo Yakinkan para Saksi Soal Perkosaan Istrinya, Bripka RR Lakukan Hal yang Tak Biasa
-
Ferdy Sambo akan Gugat Polri ke PTUN Setelah Resmi Dipecat, Pengamat Sebut Upaya Mengulur Waktu
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya