/
Kamis, 22 September 2022 | 16:04 WIB
Deden si penjaga kucing di amerika (Voa)

“Kalau ada binatang, lebih. Dikasih lagi. Karena, kalau binatang kan ekstra,” ucap Daden.

Deden mengungkapkan, jika Menjangan kucing, tugasnya hanya memberi makan sesuai diet, pastikan tempat makan dan air minum ada isinya, dan bersihkan kotoran.

"Tidak sampai satu jam, tugas tuntas," tukasnya.

Saat ini, total 17 rumah secara bergilir dijaga Daden dan Juju. Rata-rata, lima rumah mereka jaga pada waktu bersamaan, walaupun hanya dua rumah yang bisa mereka tinggali. Selebihnya, mereka gilir atau mereka datangi hanya untuk bersih-bersih dan mengurus hewan atau tanaman.

“Padahal kami sudah bilang, kami enggak bisa karena sudah janjian dengan si ini, si ini. Tapi, tetap saja. Ya sudah, kamu check in saja ke sini. Itu dibayar juga," pungkasnya.

Profesi ini, menurut Daden, tidak menuntut keterampilan khusus. Modalnya adalah kepercayaan dan rekomendasi berantai dari klien yang puas atas jasa mereka.

Dia menambahkan, dirinya tidak akan bermuka masam walau sedang ada masalah, dan memberi jasa ekstra untuk bersih-bersih. Ketika si pemilik rumah pulang dan mendapati rumah bersih, tanaman terawat dan hewan peliharaan sehat, mereka tidak segan memberi bonus.

Menurut Zippia.com, situs pencari dan perekrut tenaga kerja, house sitter rata-rata dibayar 27 dollar AS (Rp 405.000) per jam atau hampir 52.000 dollar AS (Rp 780 juta) per tahun.

Situs lain, Ziprecruiter.com, mencatat sampai 12 September 2022, gaji house sitter di Negara Bagian Maryland saja rata-rata lebih dari 68.000 dollar AS (Rp 1 miliar) per tahun atau hampir 33 dollar AS (Rp 495.000) per jam.

Baca Juga: Jeje Slebew Ngotot Klarifikasi Perihal Pemeran Video Dewasa yang Mirip dengan Dirinya

Load More