/
Jum'at, 23 September 2022 | 10:30 WIB
Peta curacao (GOOGLE MAP/ANTARA/JAFAR)

Depok.suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Curacao dalam laga persahabatan yang masing-masing digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung dan Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor, keduanya di Jawa Barat pada Sabtu pekan ini.

Tidak banyak orang Indonesia yang mengenal negara Curacao, serta mengapa Indonesia memutuskan bertanding melawan mereka. Negara ini sendiri berada sebelah utara Venezuela dan sekaligus daratan benua Amerika.

Curacao ternyata pernah menjadi koloni Belanda sampai 1954 dan kemudian setelah itu sampai 2010 menjadi Antila Belanda, negara pulau ini kemudian dinamai Country of Curacao atau Negara Curacao.

Pertanyaannya, mengapa Indonesia menggelar laga persahabatan dengan negara mini ini?

Ternyata walau tidak terlalu terkenal di Tanah Air, Curacao memiliki peringkat FIFA yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia dan seluruh negara Asia Tenggara.

Berdasarkan peringkat FIFA terakhir, negara ini memiliki peringkat 84, hal ini tentunya berbanding jauh dengan Indonesia yang berperingkat 155.

Memang mencengangkan jika melihat peringkat mereka, tetapi jika menilik komposisi pemain timnas mereka, Anda mungkin akhirnya bisa memaklumi mengapa negara sekecil itu bisa lebih kuat sepak bolanya dibandingkan Indonesia yang berluas 1,9 juta km dan berpenduduk 270 juta jiwa itu.

Indonesia tak bisa menganggap remeh negara ini karena ternyata dalam kurun 2 tahun ini saja Curacao pernah dijadikan mitra tanding oleh tim sepak bola yang jauh lebih besar posturnya.

Oktober tahun lalu, Bahrain dan Selandia Baru dijajal negara ini dalam laga persahabatan, sedangkan Mei tahun ini giliran Ajax Amsterdam yang mereka hadapi.

Baca Juga: Pangkostrad Pastikan 6 Prajurit Tersangka Kasus Mutilasi di Mimika Bisa Dipecat

Curacao juga sudah terbiasa tampil dalam zona kompetisi yang menjadi langganan tampil dalam Piala Dunia, tidak seperti Asia Tenggara yang sampai kini belum bisa mengirimkan wakilnya ke putaran final Piala Dunia.

Curacao yang berada di kawasan Karibia itu masuk zona Concacaf (Amerika utara, tengah dan Karibia) yang mana sejumlah anggotanya sudah lama melintang dalam Piala Dunia, khususnya Meksiko dan Amerika Serikat yang hampir tak pernah absen dari putaran final Piala Dunia dan kerap lolos ke fase gugur.

Bukan hanya berada dalam zona kompetisi yang lebih kompetitif, komposisi tim mereka juga menarik karena dihuni para pemain yang merasakan kompetisi Eropa, MLS di Amerika Serikat, dan lainnya termasuk Liga-A  Australia.

Para pemain mereka, termasuk yang dibawa ke Indonesia untuk laga persahabatan di Bandung dan Bekasi itu, berasal dari klub-klub mendunia yang mungkin dikenal oleh penggemar sepak bola Indonesia.

Rasa Eropa

Mereka membawa pemain-pemain yang tengah berlaga untuk klub-klub seperti Cardiff City dan Birmingham City yang kini bermain di divisi dua Liga Championship tapi pernah juga malang melintang di Liga Premier Inggris.

Load More