/
Jum'at, 23 September 2022 | 13:12 WIB
Potret Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (instagram @ganjar_pranowo)

Depok.suara.com, Setelah tidak diundang dalam acara PDI-P belum lama dan sampai sempat ramai diperbincangkan, Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati peringkat teratas dalam survei elektabilitas Pemilihan Presiden (Pilpres).

Bahkan baru baru ini, dalam survei Charta Politika, Ganjar Pranowo duduk diperingkat teratas disusul Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya menyampaikan, elektabilitas Ganjar naik drastis baru baru ini, sebelumnya Ganjar selalu kalah dibandingkan dengan Prabowo Subiyanto.

Naiknya elektbilitas Ganjar kata Yunarto, bermula saat dia tak diundang ke acara PDIP.

"Ini kan menarik, kenapa terkait dengan pertama kalau Mas Ganjar naik itu setelah peristiwa kalau kita ingat kejadian di PDI Perjuangan di Jawa Tengah," kata Yunarto seperti dikutip suara.com.

Sebenarnya, lanjut Yunarto,  secara tidak langsung Ganjar diuntungkan dengan 'konflik' dalam PDIP.

"Sebetulnya Ganjar diuntungkan dengan adanya konflik dari partai ini, dan memang setelah itu memang Ganjar dalam survei politik peringkat satu," katanya.

Namun demikian, calon berelektabilitas tinggi seperti Ganjar dan Anies Baswedan bisa saja tidak dimajukan sebai calon presiden (capres) oleh partai.

Dalam survei terbaru Charta Politika per tanggal 6 hingga 14 September, Ganjar Pranowo mendapatkan 31,3 persen suara, Prabowo Subiyanto 24,4 persen, dan Anies Baswedan 20,6 persen.

Baca Juga: Lakukan 4 Cara Berikut ini untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami

Sumber: Suara.com

Load More