Depok.suara.com, Setelah tidak diundang dalam acara PDI-P belum lama dan sampai sempat ramai diperbincangkan, Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati peringkat teratas dalam survei elektabilitas Pemilihan Presiden (Pilpres).
Bahkan baru baru ini, dalam survei Charta Politika, Ganjar Pranowo duduk diperingkat teratas disusul Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya menyampaikan, elektabilitas Ganjar naik drastis baru baru ini, sebelumnya Ganjar selalu kalah dibandingkan dengan Prabowo Subiyanto.
Naiknya elektbilitas Ganjar kata Yunarto, bermula saat dia tak diundang ke acara PDIP.
"Ini kan menarik, kenapa terkait dengan pertama kalau Mas Ganjar naik itu setelah peristiwa kalau kita ingat kejadian di PDI Perjuangan di Jawa Tengah," kata Yunarto seperti dikutip suara.com.
Sebenarnya, lanjut Yunarto, secara tidak langsung Ganjar diuntungkan dengan 'konflik' dalam PDIP.
"Sebetulnya Ganjar diuntungkan dengan adanya konflik dari partai ini, dan memang setelah itu memang Ganjar dalam survei politik peringkat satu," katanya.
Namun demikian, calon berelektabilitas tinggi seperti Ganjar dan Anies Baswedan bisa saja tidak dimajukan sebai calon presiden (capres) oleh partai.
Dalam survei terbaru Charta Politika per tanggal 6 hingga 14 September, Ganjar Pranowo mendapatkan 31,3 persen suara, Prabowo Subiyanto 24,4 persen, dan Anies Baswedan 20,6 persen.
Baca Juga: Lakukan 4 Cara Berikut ini untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim