Depok.suara.com - Nama Vegapunk menjadi topik pembicaraan hangat para fans di seri manga One Piece. Hal ini terjadi setelah munculnya sesuatu yang mengejutkan di chapter terbarunya.
Seperti yang kita ketahui, sosok Vegapunk menjadi salah satu karakter populer yang sangat misterius di seri One Piece. Dia juga menjadi salah satu karakter yang kemunculannya sangat para fans nantikan.
Vegapunk merupakan karakter yang dianggap sebagai karakter paling cerdas di dunia One Piece. Sebagai seorang ilmuwan, pemikirannya sering kali dianggap sangat visioner.
Bahkan, kemampuan berpikir Vegapunk bisa menjangkau sampai 500 tahun kedepan. Sudah banyak hal yang berhasil diciptakan oleh Vegapunk, dan Pacifista adalah salah satu diantaranya.
Sayangnya, sejauh ini sosok Vegapunk masih dihadirkan secara siluet. Baru badannya saja yang diperlihatkan sejauh ini dalam ceritanya. Para fans pun sangat menantikan kehadiran sosok cerdas ini. Namun, kejutan muncul di chapter 1061 di mana Oda akhirnya menunjukan bentuk fisik dari Vegapunk. Berdasarkan chapternya, sosok Vegapunk ternyata adalah seorang wanita. Namun, benarkah demikian?
Benarkah Vegapunk Memiliki Jenis Kelamin Wanita?
Kemunculan sosok Vegapunk di chapter 1061 ini membuat rasa penasaran para fans akhirnya terjawab atas sosoknya. Namun, muncul hal mengejutkan lain di mana ternyata sosok Vegapunk tidak sama dengan apa yang selama ini kita kenal. Dalam chapternya, terungkap bahwa seorang wanita mengaku sebagai sosok Dr. Vegapunk kepada Franky.
Namun, banyak para fans yang meragukan hal ini. Mereka tidak yakin jika Vegapunk memiliki jenis kelamin wanita, dan ini memang bukan tanpa sebab. Jauh sebelumnya, saat Oda memperkenalkan karakternya melalui siluet, nampak sosok Vegapunk memiki bentuk tubuh seorang pria. Tepatnya, tubuh seorang pria tua, yang sering kali menjadi ciri khas sosok cerdas dalam cerita fiksi.
Dia nampak mengenakan pakaian bermotif garis-garis dan menggunakan jas lab serta mengenakan sepasang sarung tangan. Berdasarkan hal inilah wajar jika kemudian para fans tidak yakin atau tidak percaya bahwa sosok wanita tersebut adalah Vegapunk.
Lalu, siapa sosok tersebut? Ada kemungkinan wanita itu merupakan salah satu manusia buatan milik Vegapunk.
Mengapa demikian? Pertama, nampak pada pakaian yang dia kenakan. Dalam manga yang beredar di internet, nampak sosok wanita tersebut mengenakan pakaian lab dengan tulisan ‘Punk 02’ di dadanya.
Bisa jadi itu merupakan petunjuk bahwa wanita itu adalah subyek hasil penelitiannya, yang kemudian dia beri nama tersebut. Hal ini mirip dengan nama atau kode yang ada di tubuh Pacifista, di mana kodenya adalah ‘PX.’
Terlebih, luar biasanya adalah ini mungkin merupakan hasil dari penelitian Lineage Factor yang pernah dia lakukan bersama ilmuwan MADS lainnya, termasuk Judge. Seperti yang kita ketahui, Judge sendiri membangun kerajaannya serta pasukannya berdasarkan manusia buatan. Artinya, bukan hal mustahil jika sosok wanita itu bukanlah Vegapunk asli melainkan cyborg.
Lalu, di Mana Vegapunk Asli?
Sayangnya, untuk lokasi keberadaan sosok Vegapunk yang asli sepertinya masih akan menjadi misteri untuk saat ini. Meskipun begitu, mengingat Luffy dan kru Topi Jerami saat ini berada di pulau milik sang ilmuwan artinya hanya tinggal masalah waktu sebelum dia benar-benar muncul secara penuh. Mungkin, Vegapunk sengaja menerjunkan salah satu manusia buatannya untuk melakukan “riset” terhadap para kru Topi Jerami.
Setelah dia percaya terhadap mereka, barulah Vegapunk yang asli akan muncul. Atau mungkin akan ada sebuah peristiwa yang pada akhirnya akan memancing sosok Vegapunk yang asli untuk muncul. Lalu, di mana lokasi Vegapunk yang asli? Ada beberapa kemungkinan lokasi untuk hal tersebut. pertama, dia saat ini berada di pulau Egg Head, di ruangan atau tempat penelitiannya.
Seperti yang disebutkan, bahwa dia mungkin menantikan waktu yang tepat untuk muncul. Kedua, dia berada di markas angkatan laut. Egg Head hanya merupakan pulau yang menjadi milik Vegapunk, seperti halnya Punk Hazard. Namun, tentunya dia tidak harus selalu berada di sana. Dia tentunya memiliki misi dan tugas berat yang mana mengharuskannya untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama Pemerintah Dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang