Depok.suara.com - Ilmu pengetahuan dapat meningkatkan kualitas kehidupan orang-orang di bumi dengan cara beragam. Selain dapat menyelamatkan orang, ilmu pengetahuan juga dapat mengembangkan teknologi dan membuat peradaban yang lebih maju.
Sehingga, dengan ilmu pengetahuan yang terus berkembang seiring dengan zaman semakin memudahkan manusia dalam menjalani kehidupan.
Tapi pada praktiknya, pengembangan ilmu pengetahuan juga bisa menjadi sesuatu yang justru membahayakan kehidupan manusia. Dalam sejarah, ambisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan justru membuat ilmuwan melupakan batasan dan justru membuat manusia menderita karenanya.
Berikut adalah 8 penelitian yang paling tidak manusiawi dalam sejarah. Simak selengkapnya.
1. Proyek MKUltra
Proyek MKUltra adalah usaha CIA untuk menguasai kontrol pikiran yang dimulai pada tahun 1950an dan berlangsung sampai 1966 Tujuan proyek ini adalah mengkombinasikan penelitian senjata kimia untuk menciptakan obat pengontrol pikiran untuk memerangi Soviet.
Namun, pada praktiknya pengujian MKUltra sering diberi obat terutama halusinogen seperti LSD. Orang-orang yang diuji dibuat tertidur dan kekurangan sensorik, hipnotis, pelecehan seksual dan jenis penyiksaan psikologis lainnya, sementara beberapa tes terbukti mematikan.
2. Senjata Biologis
Pada tahun 1980-an, program penelitian perang biologis Uni Soviet menemukan cara menggunakan wabah, yang diketahui sangat mematikan. Sebagai senjata, wabah tersebut diluncurkan pada musuh-musuh lewat rudal.
Baca Juga: Polres Lampung Barat Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Bening Lobster
Selain wabah, program senjata biologis Soviet juga memiliki ratusan ton antraks dan cacar.
3. Large Hadron Supercollider
Large Hadron Supercollider (LHC) di Swiss, yang dibangun untuk mempelajari fisika partikel, adalah mesin ilmiah terbesar dan instrumen ilmiah tercanggih di dunia yang memiliki magnet raksasa. Namun, LHC telah disalahgunakan, sehingga menyebabkan gempa bumi dan menarik asteroid ke bumi.
LHC diklaim tidak akan menghasilkan lubang hitam yang bisa menelan bumi, namun beberapa teori menunjukkan bahwa pembentukan lubang hitam kecil mungkin dilakukan.
4. Percobaan Sifilis Tuskegee
Pada studi yang didanai pemerintah tahun 1932-1972, peneliti menolak pengobatan untuk sifilis pada 399 pasien Afrika Amerika di pedesaan Alabama. Pasien tersebut sebenarnya tidak diberitahu bahwa mereka menderita sifilis, sehingga hanya diobati dengan plasebo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Ini Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak
-
Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia
-
Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak
-
Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN
-
Buntut Video Panas 2 Menit: Nasib Mahasiswa Unair Kini di Tangan Komisi Etik
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Karier di Ujung Tanduk: Skandal Honorer Fiktif Menjerat Sekda Lampung Tengah
-
Terpopuler: HP Chipset Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan Samsung Rp2 Jutaan