Depok.suara.com - PSSI terlihat serius untuk mendongkrak rangking FIFA Timnas Indonesia. Hal ini terlihat dari rencana mereka mempertemukan skuad Garuda dengan negara berperingkat 50 besar dunia untuk periode FIFA Matchday berikutnya.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyatakan hal tersebut dilakukan tidak hanya agar Timnas Indonesia naik peringkat. Tetapi agar Timnas Indonesia lebih terbiasa menghadapi lawan yang kuat, baik dari segi penampilan maupun mental.
Tetapi pria yang kerap disapa Iwan Bule ini belum mau belum membocorkan siapa negara yang akan jadi lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday berikutnya. PSSI saat ini tengah berkomunikasi dengan agen untuk menemukan lawan yang sesuai.
"Kami sudah bicara dengan agen yang mendatangkan Curacao. Nanti kami akan cari ranking 50 besar," kata Mochamad Iriawan dalam keterangannya.
"Jadi nanti anak-anak bisa lebih berpengalaman dalam hal bertanding," sambung mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Saat ini PSSI sedang berusaha menaikkan ranking FIFA Timnas Indonesia. Oleh sebab itu, skuad Garuda butuh lawan tanding saat periode FIFA matchday.
Terkini, Timnas Indonesia baru saja menang atas Curacao, 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/9/2022).
Nantinya, kedua tim akan kembali berhadapan di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9/2022) malam WIB.
"(Lawan Curacao) luar biasa loh, (lawan) tinggi, bawa bolanya sangat bagus. Tapi, syukurnya anak-anak bisa memenangi pertandingan," pungkasnya.
Baca Juga: Lagi! Pasca-Kasus Ferdy Sambo Kapolri Mutasi 30 Perwiranya di Sejumlah Jabatan
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
-
Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain, Statistik, Jadwal Pertandingan
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bukan Hoka atau Adidas, 5 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Paling Banyak Dipakai di CFD Sudirman
-
Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa