Depok.suara.com, Jelang menjalani laga pekan ke-11 melawan Bhayangkara FC, PSIS Semarang terus menggenjot sesi latihan dimasa jeda kompetisi BRI Liga 1.
Caretaker PSIS, Achmad Resal Octavian mengatakan bahwa dirinya memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan berbagai evaluasi tim dari pertandingan sebelumnya.
Pasalnya, kata Resal, dirinya mengakui bahwa timnya masih keteteran saat menghadapi serangan balik dari lawan saat bertanding.
"Transisi dari bertahan ke menyerang dan menyerang ke bertahan menjadi salah satu perhatian," ungkap Resal seperti dilansir laman resmi LIB.
Untuk itu, lanjut Resal, dirinya terus melakukan latihan fisik secara intensif guna mengantisipasi hal tersebut, selain itu latihan bertahan cepat dan menyerang secara cepat juga digenjot saat latihan.
“Terkadang tim sudah cukup enak dalam aktivitas menyerang. Namun sering terlambat saat transisi ke pertahanan. Dan di jeda kompetisi ini, kita terus benahi bagaimana kita menyerang cepat dan juga bertahan dengan cepat,” katanya
"Kita punya waktu persiapan dimana pekan pertama kita maksimalkan untuk fokuskan ke fisik, lalu di pekan kedua masuk dalam persiapan taktik menghadapi pekan ke-11 dimana kita akan menghadapi Bhayangkara FC," sambungnya.
Seperti diketahui Saat ini PSIS masih di peringkat 12 dari 18 kontestan dengan mengumpulkan nilai 11 hasil dari tiga kali menang, dua kali imbang dan lima kali kalah.
Baca Juga: Ternyata Ini Tujuan BIN Rekrut Anak Muda Berbakat Spesifikasi Hacker
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica