/
Selasa, 27 September 2022 | 18:25 WIB
Janin tersenyum ketika ibu makan wortel (FETAL AND NEONATAL RESEARCH LAB, DURHAM UNIVERSITY)

Depok.suara.com - Para ilmuwan menemukan janin di dalam rahim tampak tersenyum setelah sang ibu makan wortel dan terlihat seperti cemberut usai si ibu makan kale.

Mengutip dari BBC News, laboratorium Penelitian Janin dan Neonatal Universitas Durham, Inggris, mengungkapkan itu merupakan bukti langsung pertama yang menunjukkan janin merespons rasa yang berbeda secara nyata atau sejak berada dalam kandungan.

Para peneliti mempelajari lebih dari 100 perempuan hamil dan bayi yang belum lahir di Inggris. Mereka memberikan 35 perempuan kapsul berisi bubuk wortel dan 34 perempuan lain bubuk kale. Sisa 30 perempuan lagi adalah bagian dari kelompok yang tidak makan kedua bubuk itu.

Reaksi nyata melalui pemindaian 4D

Kelompok tersebut melaporkan dalam jurnal Psychological Science, bahwa 20 menit setelah ibu menelan kapsul, pemindaian melalui ultrasound 4D menunjukkan sebagian besar janin yang terpapar kale tampak meringis. Sementara itu, mereka yang terpapar wortel terlihat tersenyum.

Adapun kelompok dari 30 perempuan hamil yang tidak makan apa-apa, tidak memiliki respons yang sama.

Penelitian sebelumnya menunjukkan preferensi makanan kita mungkin dimulai sebelum kelahiran, karena cairan ketuban yang mengelilingi janin memiliki rasa yang berbeda tergantung pada diet si perempuan yang sedang hamil tersebut.

Tetapi, studi terbaru dari Universitas Durham mengatakan ini adalah gambar pertama secara langsung atas respons bayi yang belum lahir terhadap rasa yang berbeda-beda.

Kapan janin mulai mencicipi makanan?

Baca Juga: Tak Ada Aksi Bakar Ban dan Spanduk, Mahasiswa dari BEM SI yang Demo di Depan Gedung DPR Bubarkan Diri

"Kami tahu dari penelitian sebelumnya bahwa nutrisi yang diterima janin melalui makanan sang ibu, sangat penting untuk perkembangan kesehatannya di kemudian hari. Namun yang tidak kami ketahui adalah kapan itu dimulai," kata Nadja Reissland, rekan penulis studi tersebut yang juga kepala Laboratorium Penelitian Janin dan Neonatal di Universitas Durham.

"Bayi yang belum lahir menunjukkan preferensi mereka terhadap gula sejak usia kandungan 14 minggu," ujarnya.

Percobaan tersebut dilakukan dengan memberikan kapsul bubuk bayi di usia kehamilan 32 dan 36 Minggu.

"Sebagai percobaan, kami memberikan kapsul bubuk kepada bayi yang belum lahir di usia kehamilan 32 dan 36 minggu, karena ekspresi mereka cenderung semakin kompleks," ujarnya.

Setelah itu, lanjut Nadja, tim peneliti akan merekam janin yang masih di kandungan. Ini berfungsi untuk merekam data dan mengetahui respon-respon tertentu yang dilakukan oleh janin.

"Kami ingin melanjutkan penelitian dan terus merekam data bayi yang belum lahir ini hingga nanti setelah lahir, serta mengamati apakah mereka bereaksi terhadap wortel dan kale seperti yang mereka tunjukkan ketika di dalam rahim. Kami berharap mereka terbiasa dengan sayuran hijau setelah lahir, dan oleh karena itu mereka bisa makan sayuran hijau untuk diet sehat," ungkapnya.

Load More