Apa yang ditunjukkan eksperimen ini kepada kita tentang perkembangan rasa pada bayi?
Reissland berkata percobaan ini menunjukkan bahwa rasa berkembang sangat awal dan juga tergantung pada enkulturasi atau pembudayaan lingkungan setempat terhadap makanan.
"Begitu janin ikut mengalami diet dari sang ibu, setelah lahir mereka akan terbiasa dengan diet tersebut dan terus melanjutkan makanan untuk diet," kata Reissland.
Rasa pahit mengindikasikan racun
Reissland kemudian menunjukkan alasan lain bahwa janin mungkin menolak rasa pahit.
"Kami juga mengasosiasikan rasa pahit dengan bahaya, dan bereaksi sesuai dengan hal itu. Tapi karena tidak semua rasa pahit mengindikasikan racun, kita harus mendidik diri kita sendiri dan anak-anak kita untuk mengatasi reaksi ini. Makanan pahit tertentu sebetulnya sehat dan baik untuk mereka," ucapnya.
Namun, dia menambahkan, ketika gambar ultrasound menunjukkan reaksi yang mirip dengan orang dewasa yang sedang merasakan sesuatu yang pahit, masih belum diketahui apakah bayi yang belum lahir ini benar-benar mengalami emosi atau ketidaksukaan.
Mimik menyeringai dan senyuman yang terlihat pada ultrasound "mungkin hanya gerakan otot yang bereaksi terhadap rasa pahit," kata Reissland.
Dia juga berkata, bagaimanapun, janin tahu membuat ekspresi wajah. Wortel membuat bayi dalam kandungan tampak tersenyum, sedangkan kale membuat mereka terlihat meringis.
Apa pendapat ilmuwan lain?
Dr Daniel Robinson, seorang profesor neonatologi di Northwestern University Feinberg School of Medecine di AS, tidak terlibat dalam penelitian tersebut.
Mengutip dari NBC, ia mengatakan, orang tidak boleh menafsirkan gambar ultrasound yang memperlihatkan janin menunjukkan kebahagiaan atau ketidaksukaan.
Mengutip dari The Guardian, pernyataannya bahwa eksperimen tersebut mendukung temuan sebelumnya, yaitu keturunan belajar tentang diet yang diterapkan ibu mereka melalui rasa makanan dalam cairan ketuban.
Media itu juga mengutip Prof Catherine Forestell dari College of William & Mary di Virginia yang menyambut penelitian di masa depan soal bagaimana janin merespons apa yang ibu mereka makan.
Rewel soal makanan
Beyza Ustun yang memimpin penelitian ini mengatakan, bahwa sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa bayi bisa merasakan dan mencium bau ketika di dalam kandungan. Tapi itu, kata dia, berdasarkan pada hasil pascakelahiran, sementara penelitiannya adalah yang pertama untuk melihat reaksi bayi sebelum kelahiran.
"Kami berpikir bahwa paparan berulang terhadap rasa sebelum kelahiran dapat membantu menetapkan preferensi makanan setelah melahirkan, yang mungkin penting ketika memikirkan seputar makanan sehat dan potensi menghindari 'rewel soal makanan'."
Jadi secara praktis, penelitian ini bisa memberikan petunjuk bagi ibu dan ayah baru yang ingin memastikan anak-anak mereka tidak pilih-pilih soal makanan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan