Depok.suara.com - Sepak bola Indonesia mencatatkan noda buruknya dalam kisruh antar suporter. Diketahui ada 127 suporter yang meninggal dunia usai pertandingan Arema FC Vs Persebaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (2/10/2022) malam.
Hal ini menjadi catatan kelam terhitam dalam dunia sepak bola Indonesia. Bahkan tragedi Kanjuruhan menempati urutan kedua dalam jumlah korban terbanyak kisruh pada sebuah pertandingan sepak bola.
Jumlah korban yang meninggal tercatat terbanyak kedua setelah peristiwa di Estadio Nacional, Lima, Peru pada 24 Mei 1964. Saat itu, korban meninggal mencapai 328 orang dan 500 lebih lainnya terluka.
TIMES Indonesia pun merangkum sejumlah peristiwa kelam sejarah dunia sepak bola yang mengakibatkan hilangnya nyawa suporter. Berikut peristiwa kelam yang terjadi dalam sejarah sepak bola dunia.
1. Peristiwa 4 Mei 1964 Lima, Peru
Ada 328 orang tewas dan 500 lainnya terluka dalam kerusuhan di Stadion Nasional setelah Argentina mengalahkan Peru dalam pertandingan kualifikasi Olimpiade.
2. Peristiwa 23 Juni 1968 Buenos Aires, Argentina
Ada 74 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya terluka setelah pertandingan River Plate vs Boca Juniors. 71 orang tewas adalah pendukung Boca Juniors.
3. Peristiwa 2 Januari 1971 Glasgow, Skotlandia
Baca Juga: Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komdis PSSI : AremaTerancam Tak Dapat Gelar Laga Kandang
Laga di Stadion Ibrox Park di Glasgow antara Glasgow Celtic dan Glasgow Rangers menyebabkan 66 orang tewas. Tragedi itu terjadi karena pembatas runtuh ketika ribuan penggemar berjalan keluar dari stadion.
4. Peristiwa 20 Oktober 1982 Moskow, Rusia
Total 66 orang tewas saat penonton meninggalkan pertandingan Piala UEFA antara Spartak Moscow dan Haarlem, dari Belanda, di Stadion Luzhniki.
5. Peristiwa 29 Mei 1985 Brussel, Belgia
Ada 39 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi pada final Piala (Liga) Champions antara Liverpool dan Juventus di Stadion Heysel, Brussel, Belgia.
6. Peristiwa 12 Maret 1988 Kathmandu, Nepal
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Kata-kata Bijak Cristiano Ronaldo Usai Main Buruk Laga Portugal vs RD Kongo
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kongo Cetak Sejarah, Cristiano Ronaldo Melempem
-
FIFA Dianggap Lebay, Tutup Logo Sponsor di 64 Ribu Kursi Stadion Piala Dunia 2026
-
Sudah Latihan dengan Bola, Neymar: Kangen ya Sama Saya?
-
Portugal Kuasai Bola 80 Persen, Cristiano Ronaldo Mati Kutu: 0 Tembakan, 0 Peluang
-
Kenalan dengan Merlin, Bebek Viral yang Jadi Maskot Tak Resmi Meksiko di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang Kongo
-
Ibu, Ibu, Ibu! Alasan Haru Erling Haaland Ganti Nama di Jersey Piala Dunia 2026
-
Terungkap Penyebab Tangis Messi, Kondisi Kesehatan Sang Ayah Sedang Tidak Baik