/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:19 WIB
Gus Miftah di Grand Hyatt (Suara.com/Oke Atmaja)

Depok.suara.com - Gus Miftah menyampaikan rasa duka citanya atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter. Hingga kini tercatat 130 orang meninggal dunia akibat ricuh usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. tidak layak nilainya satu nyawa pun melayang gara-gara sepak bola. Apa yang kita bela, sepak bola bukan agama," kata Gus Miftah seraya menangis.

"Kenapa harus kembali terjadi begitu banyak orang kehilangan nyawa hanya karena sepak bola. Untuk semua korban Alfatiha," lanjut Gus Miftah.

Sebelumnya, penyanyi sekaligus anggota DPR dari Partai PDI Perjuangan Krisdayanti menanggapi insiden di stadion Kanjuruhan, Malang yang merenggut ratusan korban meninggal dunia.

Krisdayanti sampaikan bela sungkawa serta kesedihannya lewat akun media sosial Instagram beberapa jam lalu.

Sebelumnya, penyanyi sekaligus anggota DPR dari Partai PDI Perjuangan Krisdayanti menanggapi insiden di stadion Kanjuruhan, Malang yang merenggut ratusan korban meninggal dunia.

Dalam unggahannya, KD--begitu dia akrab disapa menyebut tak ada sepak bola seharga nyawa manusia.

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Dari hati yang paling dalam saya turut berduka cita sedalam-dalamanya atas kejadian yang menimpa pecinta sepak bola Tanah Air di Stadion kanjuruhan, Malang.

"Semoga 127 korban jiwa yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin ya Allah YRA," tulis Krisdayanti.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Instruksikan Kapolri Mengusut Tuntas Kasus Tragedi Suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan

Sumber: Suara.com

Load More