SUARA SEMARANG - Tragedi teragis meninggal suporter hingga aparat kepolisian sebanyak 129 orang, saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur semalam, Presiden Joko Widodo instruksikan langsung Kapolri untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.
Diketahui bersama kejadian tragis meninggalnya suporter dan aparat kepolisian berjumlah 129 orang ini, sangat memukul keras sepak bola Indonesia.
Secara langsung melalui konferensi pers Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut.
Tidak hanya perintahkan Kapolri mengusut tuntas saja, Jokowi juga memerintahkan untuk menghentikan Liga 1 sementara, sampai prosedur pengamanan dapat diselenggarakan kembali.
"Khusus kepada Kapolri saya minta untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini, untuk itu saya juga perintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1, evaluasi sampai perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," terang Jokowi.
"Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya," ucap Jokowi.
Presiden Jokowi juga perintahkan Menteri kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk mengawasi langsung pelayanan kesehatan bagi korban yang berada di rumah sakit.
"Saya telah memerintahkan Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan kesehatan bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik," tuturnya melalui keterangan pers di Istana.
"Saya menyesalkan kejadian tragedi ini, dan saya berharap bahwa ini adalah tragedi terakhir sepak bola di tanah air. Jangan ada lagi tregedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang," tambahnya.
Baca Juga: Akun Bos Arema FC Juragan 99 Gilang Widya Pramana Diserbu, Diminta Turun Tangan
Sportifitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Perintahkan Liga 1 Dihentikan Sementara dan Soroti Hal yang Harus Dievaluasi
-
Panpel Arema Sudah Ajukan Perubahan Kick Off Lawan Persebaya Tidak Malam Hari, PT LIB Menolak Tanpa Alasan
-
Warna Hitam Eks Pelatih Persib-Pelatih Persija, Tragedi Miris Polisi Vs Suporter Arema FC di Kanjuruhan, Bos Madura United: Jangan Malu untuk Mundur!
-
Kronologi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang Menewaskan Lebih dari 100 Orang
-
Bos Arema FC Geram dengan Sikap Penembakan Gas Air Mata: Kenapaaaaaa
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual FH UI, Respons Grup WhatsApp Orang Tua Mahasiswa Jadi Sorotan
-
Kelakuan Zionis! Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat
-
Seenaknya Blokade Selat Hormuz, Iran Sebut AS Seperti Perompak di Mata Dunia
-
Benjamin Netanyahu Koar-koar Sebut Israel Serang Iran Demi Cegah Holocaust Kedua
-
Tak Cukup Andalkan Polisi, Sosiolog Dorong Warga Jakarta Kompak Lawan Premanisme
-
Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar
-
Lakukan Penistaan Gegara Foto Yesus, Donald Trump Bela Diri Salahkan Media
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Panduan Lengkap IDAI: Cara Benar Menangani Anak Tersedak dan Teknik RJP untuk Orang Awam
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz: Mereka akan Rindukan Harga Bensin 4 Dolar